MANADO – Gerakan ‘mari jo bakobong’ yang gencar dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dimasa pandemi Covid-19, kedepan akan muncul sebagai salah satu destinasi baru sebagai perwujudan misi ekowisata.
Masyarakat akan terbiasa melaksanakan kegiatan menanam dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sehingga, dimana-mana terlihat tanaman perkebunan yang sangat menarik minat wisatawan.
“Saya melihat apa yang dilakukan Walikota Vicky Lumentut dengan gerakan ‘mari jo bakobong’ disaat pandemi Covid-19 ini memiliki nilai wisata. Karena umumnya wisatawan sangat tertarik dengan perkebunan atau yang sifatnya culture. Saya yakin kedepan ini akan jadi daya tarik di bidang pariwisata Manado,”ujar Pemerhati Kota Manado Djamal Sasoeng SE.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Menurutnya, potensi pariwisata di Manado tidak hanya alam dan budaya, namun bisa mengarah ke agrowisata.
“Untuk mewujudkan hal itu, semua warga Manado harus mendukung apa yang dilakukan pemerintah disaat pandemi Covid-19 ini,”pungkas Sasoeng. (*)





