Bitung-Pembahasan anggaran pertanggung jawaban APBD tahun 2025, oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bitung, sedikit mengalami kendala, menyusul ketidak hadiran ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang juga Sekkot Bitung Ir Rudy Theno ST MT.
Hal ini sebagaimana dikatakan oleh anggota Banggar, Dewi Suawa. Menurut Suawa, seharusnya sekkot selakh ketua TADP proaktif dengan pembahasan anggaran ini, dan bukan melempar kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Dua hari ini ketua TAPD tidak hadir. Yang ada hanya pimpinan OPD. Seharusnya TAPD itu ada,.karena mereka yang bertanggung jawab soal anggaran. Tapi ini terkesan pandang enteng,” kata Suawa
Lanjut dikatakannya, seharusnya OPD hanya mendampingi, dan yang harus ada adalah TADP. Akibatnya kata Suawa, ada beberapa hal yang ditanyakan oleh Banggar, tidak bisa dijawab oleh OPD. “Sepertinya antara OPD dan TAPD tidak ada koordinasi. Padahal OPD memasukan RKA atau rencana kerja anggaran ke TAPD,” katanya.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Masal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
Suawa pun merasa TAPD pandang enteng dan tidak serius karena pembahasan tersebut tidak mendapat prioritas. “Yang kami undang itu TADP. OPD itu hanya melengkapi. Saat OPD datang, giliran TAPD yang tidak ada. Tadi hanya sekretaris BKAD,” pungkasnnya. (hzq)






