Jakarta-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, menginisiasi Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan, terkait Proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP) yang melibatkan sejumlah Kementerian/Lembaga, baru – baru ini.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, bertujuan untuk menyelesaikan masalah tumpang tindih lahan yang terjadi di antara kawasan hutan, perkebunan, transmigrasi, dan perumahan.
“Untuk mengurangi tumpang tindih lahan ini, maka kita buat lanjutan program ILASP. Supaya pengalaman tumpang tindih lahan yang sudah-sudah, tidak terulang lagi ke depan. Ini karena dulunya belum ada integrasi sistem dan integrasi data, dengan adanya program ini maka semua akan terpetakan dengan baik,” terang Menteri Nusron, usai pertemuan di Kantor Kementerian ATR/BPN Jakarta. ( Hms ATR BPN/NAL)
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan








