Morut-Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Lembo Raya Beteleme, di tahun ajaran baru ini, akan mendapatkan bantuan dari Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng) berupa dana BOSDA, sebagai bentuk implementasi dari penjabaran Visi Misi BERANI Cerdas Pemerintahan Anwar – Renny di Sulteng.
Hal tersebut di tegaskan Kepala SMKS Lembo Raya Beteleme, Yapril Landegawa, saat kegiatan pelepasan 139 Siswa/Siswi Kelas XII dan XIII di Aula SMKS Lembo Raya Beteleme, Rabu (16/04/2025).
“Tidak semua Sekolah swasta yang mendapatkan bantuan dana BOSDA. Tapi kita menjadi salah satu penerima bantuan tersebut, sehingga untuk penerimaan siswa/siswi di tahun ajaran baru nantinya, tidak ada lagi pungutan Komite. Ini sudah ditegaskan saat kami zoom meeting beberapa hari lalu. Jadi sekali lagi tidak akan ada pungutan Komite pada penerimaan siswa baru,” tegas Yapril, sapaan akrabnya.
SMKS Lembo Raya Beteleme di dirikan pada 2007 dan telah melakukan penamatan hingga tahun ajaran saat ini sebanyak 16 kali. Dari data base Sekolah yang ada, lulusan SMKS Lembo Raya Beteleme tercatat sebanyak 1.646 Siswa/Siswi yang diterima bekerja di Perusahaan sebanyak 578 orang, wirausaha 285 orang, kuliah 755 orang, TNI/Polri 42 orang.
“Kita bersyukur untuk lulusan SMKS Lembo Raya Beteleme, hanya nol koma sekian persen saja yang belum mendapatkan pekerjaan. Selama ini kita memang melakukan kerjasama dengan sejumlah Perusahaan yang ada di Morut, dan menjadi tempat prakerin saat sekolah. Biasanya berlanjut menjadi karyawan/ karyawati di Perusahaan tersebut,” ujarnya.
SMKS Lembo Raya Beteleme saat ini, memiliki 5 Jurusan, yakni Jurusan Pertambangan, Administrasi Perkantoran, Teknik Komputer Jaringan ( TKJ), Akutansi, dan Pertanian.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan Cabdis Pendidikan Morowali/Morut, Ketua Yayasan SMKS Lembo Raya Beteleme, Yesiah Eri Tamalagi, Siswa/Siswa Kelas XII dan Kelas XIII, orang tua, serta tamu undangan lainnya. (*/ NAL)









