Manado – Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE, menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2019 dan Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 23 Tahun 2019,bertempat di lapangan Sparta Tikala Manado, Kamis (02/05/19).
Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo yang dibacakan Wawali Mor mengatakan memasuki era revolusi industri 4.0 saat ini peserta didik kita didominasi generasi yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi.

“Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya indonesia melalui tri pusat pendidikan: keluarga, sekolah dan masyarakat. ketiga pusat pendidikan tersebut harus saling mendukung dan menguatkan,” ucapnya.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Lanjut, sejalan dengan semangat peringatan hari pendidikan nasional tahun 2019, peringatan otonomi daerah tahun 2019 mengusung tema “meningkatkan kualitas sumber daya manusia indonesia yang lebih baik melalui penyelenggaraan otonomi daerah yang kreatif dan inovatif”.

Tema ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada pemerintah dalam meningkatkan kualitas sdm untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan, dan kesejahteraan daerah.
Di katakan perjalanan Otonomi Daerah pasca reformasi hingga sekarang dapat dikatakan banyak kemajuan yang telah dicapai. Otonomi Daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, dimana masyarakat daerah didorong dan diberi kesempatan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya.

“Kita bisa melihat dan merasakan, selama penerapan otonomi daerah, kota manado telah mampu mengolah potensi yang dimiliki sehingga mampu berkembang sangat pesat dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan,” ujar Wawali Mor.
Dalam penyelenggaraan Otonomi Daerah tidak dapat menganggap bahwa masyarakat itu hanyalah semata-mata sebagai “konsumen” pelayanan publik, tetapi dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai citizen termasuk bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Turut hadir, Sekretaris Kota Manado Sekretaris Kota Manado Micler Lakat, SH.MH , Forkompimda Kota Manado, Wakil Ketua TP-PKK Kota Manado Imelda Markus.SE.Ak, Ketua Dharma Wanita Persatuan dan Pimpinan Perangkat Daerah Pemkot Manado serta ASN jajaran Pemkot Manado. (*/JM)





