Manado – Warga Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, dihebohkan dengan adanya penemuan Mortir yang diduga peninggalan masa penjajahan Belanda, Minggu (11/07) malam. Mortir itu ditemukan oleh Ferry Habel (53), warga setempat. Menurut keterangan lelaki Ferry Habel (53) warga Desa Kalasey Satu Jaga IV Kecamatan Mandolang. Awalnya Saksi bersama dengan warga sedang kerja bakti membuat jalan setapak di Jaga IV, desa tersebut. Namun saat sedang menggali lubang dengan menggunakan sekop, Ferry terantuk benda keras dan berbunyi seperti besi.
Ia terus berusaha menggali untuk mengeluarkan benda tersebut. Saat benda itu dikeluarkan dari tanah, ia curiga karena berbentuk bulat lonjong dengan bagian ujung melancip seperti mortir.
Ia lalu memberitahukan penemuannya kepada lelaki Erik Berhandus, warga lainnya. Erik lalu menginformasikan penemuan itu ke Polsek Pineleng.
Mendengar informasi tersebut Kapolsek Pineleng, Iptu Marudut Pasaribu dan anggotanya langsung mendatangi lokasi sambil menghubungi Inafis Polresta Manado dan Tim Gegana Brimob Polda Sulut untuk mengamankan situasi serta memastikan benda tersebut bahan peledak berupa mortir atau bukan.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Kapolsek Pineleng Iptu Marudut Pasaribu ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan benda yang diduga Mortir, “saat ini barang bukti yang diduga Mortir tersebut sudah diamankan ke Mako Brimob.” Ujar Mantan Katim Lipan. (Dwi)








