Manado – Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan mengatakan, penanganan sampah di Kota Manado menjadi perhatian serius pemerintah. Karena itu dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan difokuskan untuk pekerjaan TPA.
“Tahun ini kami akan prioritas benahi dan tata TPA sehingga memiliki daya tampung untuk sampah yang ada,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, pemerintah akan mengadakan incinerator di tiap-tiap kecamatan, agar sampah menuju TPA bisa dikurangi.
Sementara itu, Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengatakan, TPA Sumompo perlahan-lahan akan ditutup sambil menunggu TPA Regional di Minut dari Pemerintah Provinsi akan beroperasi.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Dia juga mengatakan, penanganan sampah akan dialihkan kecamatan. Di setiap kecamatan akan disediakan incinerator untuk membakar sampah.
“Jadi masyarakat akan diajarkan untuk memilah sendiri sampah kering dan basa dari rumah masing-masing. Sehingga ketika di kecamatan sampah tinggal di bakar,” ungkapnya.
Dia mengakui, banyak produksi sampah di Kota Manado setiap hari dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi. “Jadi sampah banyak menandakan perekonomian warga di Kota Manado maju,” tambahnya.(*)






