Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado secara resmi melaunching pakaian khas Manado di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (07/11).

Peluncuran pakaian khas Manado tersebut merupakan ide brilian Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA umtuk menambah kekayaan aset budaya dan kekayaan intelektual orang Manado.

- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
Acara yang dihadiri langsung Walikota GSVL, Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, Sekretaris Daerah Micler CS Lakat SH MH beserta jajaran Pemkot Manado, juga Coreta Kapojos, designer nasional asal Sulawesi Utara Hengky Kawilarang serta para budayawan dan seniman di kota ini.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Manado itu berterima kasih kepada semua pihak termasuk tim perumus dari Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado.
“Puji Tuhan, terima kasih ibu Coreta L Kapojos, desainer Hengki Kawilarang, tim perumus, kadis Pariwisata dan kadis Dikbud, para budayawan dan seniman Manado yang sudah selesaikan tugas membuat Pakaian Khas Manado,”ujar Walikota GSVL.

Setelah diluncurkan, Walikota pilihan rakyat Manado itu berharap pakaian khas Manado dapat diperkenalkan kepada publik sebagai salah satu karya dan inovasi orang Manado setelah Kaeng Manado yang telah mendapat lisensi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).
“Sekarang torang sosialisasikan ke Publik tentang satu lagi inovasi untuk menambah kekayaan asset Kota Manado, setelah Kaeng Manado yang sudah ada HAKI dari Kemenkumham,”pungkas Walikota GSVL. (Liputan Khusus)






