Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE AK menghadiri Dialog Kebudayaan dengan tema “Kearifan Budaya Lokal Masyarakat Kota Tomohon”.Dialog tersebut dilaksanaka di aula AAB Guest House Tomohon, Selasa (05/-3/2019).
Walikota dalamnya sambutan mengatakan, Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup,kebudayaan daerah menghadapi tantangan yaitu ketika budaya lokal, kearifan lokal, nilai-nilai tradisional tidak lagi relevan hingga mulai diabaikan oleh pelaku budayanya.Diperlukan sebuah strategi yang matang, terarah dan terencana untuk mengembangakan kebudayaan.
“Pelestarian kearifan lokal dapat dilakukan melalui keteladanan di jalur keluarga, pendidikan dan masyarakat. Pemerintah Kota Tomohon mengadakan dialog ini sebagai langkah strategis pemerintah dalam pengembangan kebudayaan,” ucap Walikota Eman.
Di tambahkan Walikota,untuk memacu masyarakat, selain memberikan ruang berekspresi yang luas dan merdeka lewat berbagai iven kebudayaan, perlu dipacu dengan pemberian fasilitas.
- Dukung Ketahanan Pangan dan Perekonomian Daerah, PLN Hadirkan Ekosistem Pengairan Modern Berbasis Listrik untuk Kelompok Tani Torout Jaya
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
“Pemerintah Kota Tomohon memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada tokoh-tokoh budaya yang telah berupaya mengangkat kearifan lokal budaya daerah. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan serta melestarikan budaya daerah orang Tomohon,” tutup Walikota Eman.
Tampak hadir Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Wenur MAP, para narasumber Frangky Boseke, Alex John Ulaen, Pastor Paul Renwarin, Pdt DR Richard Siwu PhD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon DR Juliana Karwur MKes MSi serta para hadirin undangan. (Oma)






