Manado-Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw didampingi Sekretaris TP PKK Provinsi Ny dr Kartika Devi Kandouw-Tanos MARS, beribadah bersama jemaat GMIST Eklesia Tampina, Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur.
Pada kesempatan ini Wagub Kandouw juga menyerahkan sejumlah bantuan hibah total ratusan juta rupiah di Kabupaten Sitaro.

Diantaranya pada sejumlah hibah rumah ibadah, masing-masing Rp25 per rumah ibadah dan bantuan hibah lainnya.
- Tim Pemda Morut Mediasi, Gugatan Sengketa Pilkades Baturube Dan Lanumor
- Kementerian ATR/BPN, KPK, Dan Pemda Jawa Barat Sepakati Kerja Sama, Upaya Pencegahan Korupsi Serta Penguatan Ekonomi Daerah
- Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Dalam sambutannya, Wagub Kandouw mengatakan gereja harus bereformasi dalam segala aspek. “Bukan cuma unsur pastoral tapi segala aspek kehidupan harus bertransformasi,” ucap Wagub Kandouw.

Dia mengatakan gereja harus mendorong jemaat untuk menerapkan kehidupan yang bekerja keras. Lebih jauh Wagub Kandouw mengingatkan jemaat untuk mengejar pendidikan setinggi-tingginya.
“Gereja harus mampu mengingatkan anak-anak di Bumi Karamando ini minimal sekolah 12 tahun,” tukas Wagub Kandouw.

Lebih lanjut Wagub Kandouw berpesan agar gereja juga harus mampu mengingatkan kepada jemaat tentang menjaga kesehatan dan gizi. Salah satunya untuk mencegah stunting pada anak.
Yang tak kalah penting menurut Wagub, yakni literasi ekonomi. Dimana dalam kehidupan juga mampu mengatur keuangan dalam keluarga.

Gereja juga memiliki peranan penting termasuk dalam kehidupan bernegara. “Kita harus mampu mengajarkan oenceraham politik kepada jemaat. Gereja tidak boleh berpolitik tapi Gereja harus bersikap politik,” pungkas Wagub Kandouw.
Turut hadir pejabat lingkup Pemprov dalam hal ini Biro Kesra setdaprov Sulut, Penjabat Bupati Kepulauan Sitaro, Joy Oroh dan istri, anggota DPRD, juga mantan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sitaro.(Advetorial Diskominfo Sulut)










