Sulut – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) secara marathon menyerahkan bantuan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 di kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan Kabupaten Minahasa pada Kamis (02/07/2020) dan Jumat (03/07/2020) pekan lalu.
Sebanyak 19.019 paket bantuan sosial yang diperuntukkan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 di serahkan langsung oleh Wakil Gubernur Steven Kandouw.
Di Kabupaten Mitra (pada Kamis lalu), Wagub Kandouw didampingi Bupati James Sumendap sebelum menyerahkan 18.503 paket bantuan sosial tersebut, telah mengikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penanganan Covid19 dengan Pemkab Mitra.
“Saya harap masyarakat tetap melakukan aktivitas seperti biasa, kerja, kerja dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Sekarang sudah ada panduan silahkan Pak Bupati dan jajarannya mengelaborasi sesuai dengan kebutuhan di Minahasa Tenggara.
“Saya memberikan apresiasi kepada Bupati Mitra dengan langkah, tanggap, sigap langsung melakukan PSBB ala Minahasa Tenggara itu sangat tepat dalam percepatan penanganan Covid-19,” kata Wagub Kandouw saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Karenanya, Kandouw mengajak masyarakat disiplin melakukan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun agar aktivitas ekonomi berjalan lancar dan terhindar dari Covid-19.
“Yang terpenting warga masyarakat yang akan beraktivitas untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19,” tandas Kandouw.
Disamping itu, Kandouw juga mengapresiasi langkah pencegahan Covid-19 yang dilakukan Pemkab Mitra dengan melakukan rapid test dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Sementara itu di Kabupaten Minahasa (pada Jumat lalu) Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw bersama istri tercinta Wakil Ketua TP PKK Sulut dr Kartika Devi Tanos MARS di dampingi Bupati Minahasa Royke Roring dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, menyerahkan sebanyak 625 paket bapok yang dijual di pasar murah bagi masyarakat Minahasa.
Adapun bantuan sosial Covid-19 dari Dinas Sosial Sulut berjumlah 341 paket sembako untuk seluruh Gereja di Tandengan. Sedangkan bantuan untuk indusri kecil menengah di Minahasa sebanyak 175 paket dari Disperindag Sulut.
Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw meminta seluruh warga Minahasa tetap waspada karena tingkat penyebaran dan pertambahan kasus Covid-19 yang dianggap masih tinggi meskipun mulai menurun dibandingkan dengan beberapa waktu lalu.
Wagub Kandouw juga mengajak kepada masyarakat untuk siap menghadapi era new normal dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun.
Disamping itu, Wagub Kandouw menerangkan upaya Pemprov Sulut melakukan refocusing anggaran hampir 200 miliar untuk mengatasi dampak Covid-19.
“Jangan heran kalau program-program belanja modal itu semua dikurangi dan itu juga sama dengan di Minahasa menghadapi seperti itu. Untuk itu masyarakat Pemerintah mengharapkan untuk tetap produktif. Anggaran sebesar itu kalau masyarakat tidak bergerak pasti akan sia-sia. Untuk itu, kita tetap suplementer dan komplementer, intinya kita harus tetap hidup dan pemerintah hadir, lebih penting juga masyarakat harus tetap bekerja,” ungkap Kandouw. (Adve/JM)












