Sulut – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menghadiri kegiatan Katekisasi Tahap II bagi Calon Pelayan Khusus Terpilih Periode 2022-2026 GMIM Rayon Manado di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (8/11/2021).
Dalam kesempatannya, Wagub Steven Kandouw yang juga hadir sekaligus sebagai pemateri, mengungkapkan pujian dan rasa syukurnya atas penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menyakini bahwa kehadiran pendeta, calon pelsus maupun para peserta kegiatan lainnya bukanlah kehendak pribadi masing-masing, melainkan kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Katekisasi merupakan tahapan sebelum penetapan Pelayan Khusus,” ujar Wagub Steven.
“Saya memberi apresiasi kepada Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM selaku penyelenggara kegiatan, karena menghadirkan pihak pemerintah lewat materi yang disampaikan dalam kegiatan ini,” lanjutnya.
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
- Open Turnamen Sepak Bola Danyon Cup 1 2026 Yonif TP 825/GWS Resmi di GelarOpen Turnamen Sepak Bola Danyon Cup 1 2026 Yonif TP 825/GWS Resmi di Gelar
- Kapolres Pohuwato Kecolongan atau Sengaja Tutup Mata?
Wagub menyebut bahwa kehadiran pemerintah mau tidak mau, suka tidak suka mampu memberi warna terhadap aspek kehidupan termasuk dalam bergereja.
Kepada calon Pelsus, Wagub menjelaskan bahwa gereja merupakan bagian dari iman di dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Ia mensyukuri, bila dibandingkan di daerah-daerah lain, posisi gereja di Sulawesi Utara sangat vital dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Ini karena kita memberi diri terhadap kehidupan bermasyarakat secara sosio cultural. Apalagi kita khususnya warga GMIM, tiada hari mulai dari kelahiran, perkawinan sampai kematian terlibat dengan gereja. Ini tentunya menghasilkan keterikatan yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua KADIN Sulut Rio Dondokambey selaku Ketua Tim Kerja Pelaksana kegiatan Katekisasi mengucapkan terima kasih BPMS GMIM yang telah mempercayakan dirinya bersama jajaran panitia untuk menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan dan pemberian diri kepada Tuhan.
“Ini adalah sebuah panggilan dan kepercayaan saya bersama rekan-rekan yakini merupakan tanggungjawab yang diberikan Tuhan. Sebagaimana yang kita tahu, dalam kehidupan banyak yang terpanggil tapi sedikit yang terpilih,” tuturnya.
Selain Wagub Steven, kegiatan yang digelar secara hybrid dan dilangsungkan selama satu minggu tersebut juga menghadirkan Walikota Manado Andrei Angouw sebagai pemateri dan Kaban Kesbangpol Sulut Steven Liow selaku moderator. Turut hadir pula Wakil Walikota Manado Richard Sualang, jajaran BPMS GMIM, serta seluruh calon Pelsus terpilih GMIM Rayon Manado yang hadir secara langsung maupun secara Virtual. (*/JM)








