Manado,-Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut upaya menjaga satwa liar yang terancam punah dan dilindungi.
Ini disampaikannya saat hadir dalam Festival Lingkungan 2024 dengan tema Bekeng Sulut Bangga, Jaga Satwa Liar Terancam Punah dan Dilindungi di Manado Town Square 3, Senin (5/8/2024).
“Ikhtiar ini, semangat ini, tindakan ini harus tetap kita gaung-gaungkan,” ujarnya.
Senada dengan pihak pelaksana, Wagub Kandouw menilai acara ini bukan sebatas seremoni belaka, tapi sangat penting.
- Menenun Harapan dari Ruas Kasamaan–Sembel: Langkah Nyata PLN Hidupkan Ekonomi Desa Tempang Dua Lewat Paving Blok
- Bahas Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Walikota Honandar Hadiri Rakerwil VI APEKSI di Kendari
- Bakal Digelar Besok! DPRD Sulut Agendakan Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Tahun 2025
“Saya percaya Tuhan sudah menciptakan rantai kehidupan di awal penciptaan. (Ada) manusianya, alam, baik flora atau fauna, satu sama lain ada sebab akibat. Hilang satu, pasti mempengaruhi rantai kehidupan itu,” tukas Wagub.
Sehingga itu menjadi tugas bersama untuk menjaga rantai kehidupan, jangan sampai ada yang hilang. Termasuk di dalamnya melindungi satwa liar.
Menurutnya untuk mencapai hal tersebut harus dilakukan bersama secara pentahelix. Di dalamnya pemerintah, masyarakat, komunitas peduli satwa liar, pelajar, pers dan pihak lainnya. Jangan sampai kegiatan memperdagangkan hewan liar, memelihara bahkan mengkonsumsi terus menjadi budaya.
“Kita harus sama-sama punya kesepakatan bahwa ini harus betul-betul kita lindungi,” tegasnya seraya mengapresiasi instansi terkait hingga komunitas yang peduli akan keberadaan satwa liar.
Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulut dalam pengambilan kebijakan turut mempertimbangkan aspek lingkungan. (Redaksi)








