Sulut – Seluruh pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) harus memiliki sikap hati yang murni dan peka meresponi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw saat memberikan sambutan dalam acara youth conference dan KKR dalam rangka feetival paskah nasional pemuda GPdI tahun 2019, bertempat di hotel Four Point Manado, Selasa (2/4/2019).
Para pemuda GPdI diharapkan bisa merefleksikan diri dan merenungkan kembali peran dan tanggungjawab sebagai generasi penerus kerajaan ALLAH di dunia. Wagub mengajak pemuda GPdI paham menjadi generasi pendobrak berbagai sendi kehidupan, memiliki idealisme tinggi dan hati yang murni.
Pemuda GPdI harus memperkuat mental, moral, etika, iman dalam menghadapi tantangan zaman yang sedang bergulir. Disamping itu Wagub juga mengajak kepada pemuda GPdi untuk terus membangun persatuan, solidaritas, dan kebersamaan dalam persaudaraan, menjadi mitra kerja pemerintah dalam mendukung dan mensukseskan berbagai kebijakan dan orogram yang telah dan akan dilaksanakan.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
Dukungan dan parsitipasi positif yang diberikan oleh pemuda GPdi akan memberikan daya ungkit dan dorongan yang signifikan dalam pembangunan daerah, Serta memberi kontribusi terhadap pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. (JM/hms Prov.Sulut)








