Minahasa-Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, didampingi Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Wantania, MM, M.Si, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Pembahasan Strategi Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Dan Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis,secara zoom meeting, bertempat di ruang kantor Pemkab Minahasa, Senin (30/06/2025).
Rapat dipimpin langsung Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dan diikuti oleh Kepala Daerah se-Indonesia sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesehatan masyarakat di tengah tantangan inflasi global dan perubahan iklim.
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang kepada wartawan menyampaikan bahwa rapat kali ini membahas sejumlah isu penting, terutama kenaikan harga bahan pokok yang terjadi secara nasional, termasuk di wilayah Minahasa.
“Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab kenaikan harga, dan ini harus menjadi perhatian serius, terlebih menjelang pelaksanaan pengucapan syukur di Minahasa,” Ucapnya.
- Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen Ucapkan Selamat HUT Ke-81 RI : Mengajak Masyarakat Untuk Terus Menjaga Semangat Kemerdekaan
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gelar Uapacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Di Lapangan Gelora Santiago Tahuna
- Peringati HUT RI ke 81, DPC PDIP Kota Bitung Gelar Berbagai Lomba di Kediaman Mantiri Tangkudung
Lanjut Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan arahan Bupati Minahasa, akan segera dilaksanakan operasi pasar guna menjaga ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional, serta mengendalikan harga agar tetap terjangkau masyarakat.
Dari evaluasi Sekjen Kemendagri, sejumlah indikator pengendalian inflasi di daerah dinilai cukup baik, termasuk kegiatan operasi pasar dan koordinasi lintas sektor. Dalam kesempatan tersebut, Kemendagri menekankan beberapa langkah konkret pengendalian inflasi yang harus dilaksanakan daerah, antara lain :
Pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok secara berkala.
Rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Menjaga kelancaran pasokan barang penting.
Pencanangan gerakan menanam.
Pelaksanaan operasi pasar murah bersama dinas terkait.
Sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang.
Koordinasi dengan daerah penghasil komoditas.
Realisasi Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mendukung pengendalian inflasi.
Pemberian bantuan transportasi melalui APBD.
“Dari sembilan poin utama tersebut, Pemkab Minahasa telah melaksanakan 4 hingga 5 langkah konkret dalam penanganan inflasi,” Ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten II Setdakab Minahasa, Kadis Pertanian, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis PUPR, Kadis Perhubungan, Kepala Kesbangpol, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kabag Hukum, serta Kabag Perekonomian. (*Ronny).






