Minahasa- Wakil Bupati Vanda Sarundayang, bertindak selaku Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke – 29 Tahun 2025 dan Hari Kartini,bertempat Halaman Kantor Bupati Minahasa, Jumat (25/04/2025).
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-29 Tahun 2025 Dan Hari Kartini, bertema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”.
Turut Hadir, Ketua DPRD Kab. Minahasa Drs. Robby Longkutoy, M.M, Kapolres Minahasa diwakili oleh Kabag Ren Polres Minahasa AKP Jan Robby Wongkar, Dandim 1302 Minahasa diwakili oleh Kasdim 1302 Minahasa Mayor Inf. Daeng Pasaka. Ketua Pengadilan Negeri Tondano diwakili oleh Sekretaris Pengadilan Nani Farida, SH, Jajaran Pemerintah Kab. Minahasa, Seluruh ASN dan THL Pemerintah Kab. Minahasa.
Dalam Upacara Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Amanat tersebut menekankan urgensi sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Sinergi ini dipandang esensial dalam merealisasikan cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas 2045, mewujudkan peningkatan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, pemerintahan yang transparan, pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta reformasi birokrasi.
Bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah, Pemkab Minahasa juga memperingati Hari Kartini.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Vanda Sarundajang membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi menyampaikan mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menghidupi semangat Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.
Semangat Kartini diharapkan terus membara dalam diri setiap perempuan Indonesia untuk tidak berhenti belajar, bekerja, berkarya, dan mengambil peran aktif dalam memajukan bangsa.
Peringatan Hari Kartini ditekankan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah ajakan nyata untuk bertindak dalam membuka lebih banyak ruang partisipasi bagi perempuan serta menolak segala bentuk diskriminasi terhadap kaum perempuan. (*Ronny)









