Wabup Djira Apresiasi Peran UGM, Bantu Morut di Berbagai Sektor Pemerintahan

Morut-Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd menghadiri kegiatan Presentasi Program Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, di ruang pola kantor Bupati Morut, Senin (30/06/2025).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Morut, IrbMusda Guntur MM, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM, Prof Dr Djati Mardiatno, SSi MSi, serta sejumlah Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut.

Wabup Djira, dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN dan tim pendamping. Ia juga memaparkan kondisi umum bumi tepo ada aroa tercinta yang terus berkembang dan memiliki berbagai tantangan serta potensi diberbagai bidang.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa adalah bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Pemda Morut akan memberikan dukungan penuh untuk kelancaran program KKN ini. Kontribusi seperti ini sangat luar biasa dan tidak ternilai harganya,” ujar mantan Ka disdikbud Morut itu.

Wabup Djira, juga mengapresiasi peran UGM yang selama ini telah membantu Morut di berbagai sektor Pemerintahan. Ia berharap sinergisitas dan kerja sama yang telah terjalin bisa terus berlanjut dan saling memberi manfaat yang nyata bagi kedua belah pihak.

Program KKN-PPM UGM kali ini mengangkat tema “Optimalisasi Pengelolaan Ketahanan Bencana, Lingkungan, dan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Morowali Utara.” Tema ini diangkat berdasarkan riset mendalam terhadap potensi dan permasalahan yang ada di daerah ini.

Sebanyak 25 mahasiswa diterjunkan dalam program ini, yang terbagi ke dua Desa, yakni 12 orang di Desa Tokonakaka Kecamatan Bungku Utara, dan 13 orang di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur.

Dalam presentasi mereka, mahasiswa UGM memaparkan berbagai identifikasi masalah di bidang kebencanaan, kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta pengembangan potensi pariwisata lokal. Mereka juga mengusulkan sejumlah solusi berbasis pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan UMKM dan peningkatan kesadaran akan mitigasi bencana.

Seluruh rangkaian program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Morut secara berkelanjutan.(Diskominfo/NAL)

Loading