Tomohon-Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring SE ME, melaksanakan audiensi dengan Konsul Jenderal Filipina di Manado, Mary Jennifer Domingo Dingal, Rabu (04/03/2026).
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Tomohon dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.
Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama Sister City antara Kota Tomohon dan Baguio, Filipina.
Inisiatif tersebut diharapkan membuka ruang kolaborasi strategis yang saling menguntungkan bagi kedua daerah.
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pembukaan Turnamen Minahasa Selatan Bermazmur 2026
- Disnakerda Sangihe bersama Yayasan Sinibantu dan PT. Annur Jaya Gelar Pembekelan Bagi 42 Calon PMI Di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Audiensi Bersama Bupati Gorontalo, Tim Sekretariat DPRD Paparkan Kesiapan Temu Wicara PENAS XVII
Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa penjajakan Sister City tidak hanya sebatas hubungan seremonial, tetapi diarahkan pada kerja sama konkret di berbagai sektor prioritas.
“Di antaranya pariwisata, pendidikan dan kebudayaan, pertanian, hingga penanaman modal dan perizinan,” kata Sekda Roring.
Menurut dia, Kota Tomohon memiliki potensi besar di sektor pariwisata berbasis alam dan budaya yang dapat dipromosikan secara internasional melalui kemitraan ini.
“Demikian pula di bidang pertanian dan pengembangan produk unggulan daerah yang dinilai memiliki kesamaan karakteristik dengan Baguio,” paparnya.
Sementara itu, Konsul Jenderal Filipina menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memfasilitasi komunikasi lanjutan antara Pemerintah Kota Tomohon dan Pemerintah Kota Baguio.
“Kerja sama ini diharapkan mempererat hubungan bilateral di tingkat daerah antara Indonesia dan Filipina,” ujar Mary Jennifer Domingo.
Pertemuan ini turut dihadiri jajaran Konsulat Jenderal Filipina di Manado, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon, serta para Kepala Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Tomohon menunjukkan komitmennya untuk terus membuka peluang kerja sama internasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan identitas budaya di kancah global. *






