Baturube – Rumah Sakit Pratama Baturube yang dibangun sejak 2020, akan segera dioperasikan bila izin-izin yang diperlukan sudah terbit dan sarana prasarana vital sudah tersedia.
“Dalam waktu tidak terlalu lama, rumah sakit ini akan beroperasi melayani masyarakat,” kata Bupati Delis di sela-sela peninjauan gedung RS Pratama itu di Baturube, Selasa (24/5).
Dengan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Morut Febrianthy DJ. Hehi, Camat Baturube dan Kepala Puskesmas Baturube, Delis berkeliling meninjau bangunan dan halaman RS ini.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Morut Alnoberniat Sanampe mengatakan bahwa RS Pratama Baturube ditargetkan sudah bisa beroperasi mulai Juli 2022.
- Wali Kota Caroll Senduk Lepas 200 Peserta Eco Trail Run, Promosikan Keindahan Alam Tomohon Lewat TIFF 2026
- Wali Kota Tomohon Terima Kunjungan Wakil Dubes Selandia Baru, Perkuat Kerja Sama Geothermal dan Jajaki Sister City
- Dugaan Permasalahan Penerimaan Siswa Baru di SMP Negeri 2 Bitung, Komisi 1 Panggil Pihak Terkait
Ada beberapa hal mendasar untuk pengoperasian RS tersebut yakni penyediaan daya listrik, izin operasi dari Kemenkes dan personil seperti dokter, perawat, bidan, dan tenaga lainnya, termasuk Kepala RS.
“Nah, izin-izin yang diperlukan belum bisa diurus kalau kepala RS belum ada,” ujar Nober, panggilan akrabnya.
Bangunan dua lantai RS Pratama Baturube ini tampak cukup megah, dengan halaman yang mulai dibersihkan.
RS Pratama Baturube diproyeksikan akan melayani masyarakat di dua kecamatan yakni Bungku Utara dan Mamosalato. (*/John)






