Sulut – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menyempatkan waktu meninjau pusat perbelanjaan di Kota Manado untuk memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
Terpantau, Gubernur Olly didampingi Sekdaprov Edwin Silangen dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Ronald Sorongan mengunjungi Manado Town Square (Mantos), Rabu (6/10/2021).
Gubernur mengecek penerapan prokes mulai dari sarana dan prasarana serta petugas yang berjaga.
Ia juga mengunjungi sejumlah toko di dalam mal tersebut sembari menyapa warga yang datang berbelanja.
- Ketua DPRD Sulut Andi Silangen Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H : Memaknai Momen Sebagai Sebagai Ajang Meningkatkan Keikhlasan Dan Pengorbanan
- Wawali Sendy Rumajar Hadiri Idul Adha di Masjid Al-Mujahidin, Pemkot Tomohon Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden
- Wakil Bupati Tendris Bulahari Melepas Pawai Takbir Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah
“Penerapan prokes wajib dan harus ketat di pusat perbelanjaan. Begitu juga pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan tersebut,” ujarnya.
Ia menyebut, pemerintah terus memacu pelaksanaan vaksinasi untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat.
“Mari kita sukseskan bersama program vaksinasi ini, supaya dapat berjalan baik agar tercapai herd immunity,” tukasnya.
Pelaksanaan vaksinasi memang menjadi perhatian pemerintah pusat dalam evaluasi status PPKM di setiap daerah.
Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel mengatakan, salah satu indikator penurunan level PPKM di setiap daerah ditentukan oleh cakupan vaksinasi.
“Meneruskan informasi terbaru bahwa level PPKM akan disesuaikan dengan capaian vaksinasi,” ungkap Dandel.
Ia menuturkan pemerintah terus melakukan persiapan proses transisi dari pandemi ke endemi. Salah satu strategi yang diterapkan adalah dengan terus mengakselerasi laju vaksinasi di seluruh daerah.
“Sulawesi Utara sendiri kini berada pada level 2 PPKM dengan capaian vaksinasi sebanyak 1.566.717 dosis untuk dosis I, II dan III,” terangnya.
Adapun pemerintah Sulut, kata Dandel, menargetkan vaksinasi Covid-19 pada 2.080.685 warga. (*JM)








