Tindaklanjut Program WHS Berbagi Berkah Paket Sembako, Ini Respon KPM Kampung Bugis

Morut -Relawan Wahyu Hidayat Sudirman, S.IP (WHS) kembali gelar aksi berbagi berkah.

Sebelumnya diberitakan bahwa kegiatan WHS ini merupakan program bakti sosial yang dikemas dalam bentuk berbagi sembako.

Memasuki hari kedua, WHS kembali menyerahkan paket sembako kepada sejumlah keluarga penerima manfaat (PKM) di wilayah Kampung Bugis kelurahan Kolonodale, kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut). Senin, 20 Maret 2023 pukul 16.00 wita.

Menurut WHS yang lebih akrab disapa Hidayat, Pembagian sembako jelang Ramadhan 1444 Hijriah ini, merupakan salah satu cara dalam mengungkapan rasa syukur jelang bulan Ramadhan di tahun 1444 Hijiriah  /2023 Masehi.

“Pembagian sembako ini bentuk rasa syukur kita, bersama saudara-saudara semua yang membutuhkan,” ucap Hidayat.

“Walaupun tidak semua tempat bisa saya kunjungi dalam rangkaian kegiatan ini, salam hormat saya untuk para orang tua semua, seraya saya menyampaikan mohon maaf lahir batin. Mohon maaf, jika sebagai wakil rakyat masih banyak kekurangan saya,”terangnya.

Diketahui bahwa jelang bulan suci Ramadhan 1444H kali ini, Hidayat memprogramkan akan menggelontorkan sedikitnya 800 paket sembako yang di mulai sejak hari minggu 19 Maret 2023 di kediaman pribadi Wahyu Hidayat Sudirman.

Dikutip dari tim schedule tim WHS, kegiatan pembagian paket sembako akan dilakukan sampai dengan hari Rabu 22 Maret 2023.

Program tersebut, sontak mendapat dukungan dari sejumlah elemen masyarakat. Dari sejumlah warga dalam kapasitasnya sebagai penerima manfaat menyatakan respon positifnya, sembari menghaturkan terima kasih.

Sebagaimana yang diungkapkan Nabira, salah seorang warga yang berdomisili di Kampung Bugis kepada bebrapa media.

“Saya sangat berterima kasih atas berkat dan rejeki yang diberikan oleh pak Dewan,” Ungkap Nabira kepada media (20/3/23).

WHS, dalam kapasitasnya sebagai politisi dan yang saat menjabat ketua DPD Partai Nasdem Morut, secara berulang menyampaikan, bahwa dalam politik setiap orang harus siap jika kemudian tidak terpilih.

” Kita Berdoa dan berusaha, Insya Allah SWT akan menjabah doa-doa kita. Kalau soal politik, pada kenyataannya masyarakat kemudian tidak lagi percaya, kita juga harus siap dan berbesar hati,” tutur Hidayat.

Hidayat juga menyatakan, dalam proses politik, segala kemungkinan bisa saja terjadi, “Tugas kita melakukan segala kebaikan,” pungkasnya. (*/John)

Loading