Syarifudin Syaafa,ST MM
Manado – Merebaknya pandemi global Covid-19 atau virus Corona sampai di pelosok dunia termasuk di Kota Manado, memunculkan istilah-istilah yang asing ditelinga orang kebanyakan.
Banyak orang yang tidak mengerti istilah-istilah ilmiah yang dipakai pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona di Indonesia seperti Sosial Distancing, Physical Distancing, Self Carantine dan lainnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado Syarifudin Syaafa,ST MM, mengatakan istilah-istilah yang dipakai ilmiah atau yang dipakai Pemerintah terkait virus Corona ini perlu dibahasakan dengan bahasa yang mudah dimengerti masyarakat setempat.
“Bahkan bisa diterjemahkan kedalam bahasa yang mudah dimengerti oleh segenap lapisan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengerti apa istilah Sosial Distancing, Physical Distancing, Self Carantine dan lain sebagainya,”ujar Saafa.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Dikatakan Saafa, ini menjadi tugas pemerintah khususnya Bagian Kehumasan untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait istilah yang muncul tersebut, karena diakui tidak semua masyarakat mengerti istilah yang muncul disaat pandemi global Covid-19 ini.
“Ini adalah tugas Kehumasan Pemerintah yang harus diperhatikan. Selain itu para jurnalis juga membantu, terrmasuk mereka yang berpengaruh di sosial media,”pungkas Sekretaris Komisi II DPRD Kota Manado ini. (JM)








