Morut-Terpilihnya Pasangan Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS dan H Djira K SPd MPd, pada pemilihan Bupati/Wabup Kabupaten Morowali Utara (Morut) di Pilkada 27 November 2024 lalu, akan tercatat dalam sejarah Demokrasi di Indonesia.
Pasangan Delis-Djira (DIA) yang terpilih untuk periode kedua, sejak awal mengkampanyekan anti money politics untuk merebut suara pemilih.
Dalam setiap pertemuan tim pemenangan maupun saat kampanye, partai koalisi, relawan dan simpatisan, di wanti-wanti untuk tidak membeli suara.
“Kita menang dengan murni. Tidak ada beli suara. Ini akan tercatat dalam sejarah perpolitikan kita di Indonesia, ” ungkap Bupati Delis, saat memberikan sambutan pada kegiatan Safari Natal Pemda Morut, di Desa Opo Kecamatan Bungku Utara, Sabtu (14/12/2024) malam.
Pada kesempatan itu hadir pula Ketua TP PKK Morut sekaligus Anggota DPD RI, Febriyanthi Hongkiriwang SSi Apt, Wabup, H Djira, sejumlah Pimpinan OPD, Camat Bungku Utara, Direktur RS Pratama Baturube, pendeta Klasis, para hamba Tuhan dari denominasi gereja, serta warga jemaat setempat.
Safari Natal Pemda Morut dilaksanakan di sepuluh Kecamatan.
Untuk Kecamatan Bungku Utara dilaksanakan di gereja GKST Jemaat Musafir Opo.
Bupati Delis, mengatakan, hasil Pilkada Morut lalu sengaja diungkapkan, agar masyarakat tahu bahwa kemenangan pasangan DIA memiliki arti penting, karena diraih dengan murni tanpa membeli suara rakyat.
Hal yang sama juga dilakukan pada Pilkada 2020 lalu.
Pasangan DIA juga memenangkan pertarungan dengan mengkampanyekan anti politik uang.
“Jadi dalam dua kali Pilkada kita telah menorehkan sejarah. Ini kemenangan murni atas dukungan doa para hamba Tuhan, dukungan doa dan nurani masyarakat,” kata orang nomor satu di Morut itu.
Untuk itu, atas nama pasangan DIA, Bupati Delis, menyampaikan, ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada mereka.
Sebelumnya, Anggota DPD RI, Febriyanthi Hongkiriwang, juga memberikan sambutan yang intinya mengingatkan makna Natal dalam kehidupan sehari-hari.(Ale/Ryo/NAL)









