Morut- Musyawarah Daerah (Musda) Ke-Ill Partai Golkar Kabupaten Morowali Utara (Morut) resmi berakhir, dengan menetapkan kembali Hj Warda Dg Mamala SE sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Morut periode 2025-2030, yang terpilih secara aklamasi.
Dalam komposisi kepengurusan baru, wajah-wajah lama masih mendominasi, termasuk posisi strategis, Yaristan Palesa sebagai Sekretaris dan Fani Mistika Tampake sebagai Bendahara.
Pada kesempatan itu, Warda Dg Mamala, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari seluruh anggota partai Golkar Morut, sehingga dirinya terpilih kembali menjadi Ketua DPD ll Partai Golkar Morut, sembari memaparkan sederet prestasi yang dicapai pada periode sebelumnya.
Salah satu pencapaian monumental yang menjadi sorotan adalah keberhasilan di Kabupaten Morut, dimana partai Golkar mampu memimpin palu sidang di Legislatif Morut. Partai Golkar hari ini telah membuktikan diri sebagai kekuatan politik yang solid dengan mempertahankan 7 kursi di DPRD Morut.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Warda Dg Mamala, menegaskan, bahwa dirinya siap maju dan bertarung di Pilkada Morut 2029.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulteng, H M Arus Abdul Karim, dalam sambutannya, menekankan pentingnya konsolidasi organisasi pasca Musda. Ia menginstruksikan seluruh pengurus baru, untuk segera melakukan konsolidasi di tingkat Kecamatan. Kata dia, target 2026, seluruh konsolidasi hingga tingkat Desa harus tuntas pada akhir 2026. Tujuannya, untuk memastikan mesin partai siap memenangkan target-target politik di 2030.
“Ini menjadi tanggung jawab besar kepengurusan yang baru. Dengan kerja keras dan struktur yang kuat hingga tingkat Desa, Insya Allah apa yang menjadi keinginan partai di 2030 dapat terwujud dengan baik, ” tegas Arus Abd Karim. (*)





