Manado-Terobosan hebat dalam program ODSK dalam menyiapkan peraturan daerah (Perda) ornamen budaya di Sulut.
Salah satu program dalam menunjang perda ornamen budaya lewat seminar hasil kajian ornamen kain tradisional merupakan kegiatan yang sangat strategis sebagai bagian lanjutan dari pendataan dan penulisan kajian ornamen kain tradisional.
Hal ini diungkapkan Kadis Kebudayaan Janni Lukas SPi, MSi, Rabu (10/05/2023).
“Sekarang dalam kegiatan ini tinggal mendengarkan hasil kajian dan penulisan lewat data dari kabupaten/ kota, Ini kegiatan strategis disbud melalui museum daerah karena melakanakan kegiatan ini mendapatkan data informasi keberadaan ornamen kain dan motif tradisional, ” jelas Lukas.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Lanjut Lukas, setelah mendapatkan hasil kajian, kedepan bisa dibuat pameran dipublikasi ke masyarakat.
“Jadi kegiatan bukan sampai pameran dilanjutkan kajian lebih luas bahkan akan dilaporkan dan disampaikan ke Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw untuk dibuat surat edaran bahwa Sulut punya ornamen kain yang dalam berbagai bentuk seperti seragam atau batik dan orneman di gedung pemerintah dan gapura di daerah, ” jelas Lukas.
Lukas memberikan apresiasi kepada tim kajian Drs Daud Elias Pangkey MPd sebagai koordinator tim ahli kajian kain tradisional Drs Jerry Manus MSn dan Jemmy Manus SPd, bahkan jajaran Disbud yang telah bekerja untuk mendukung program untu Sulut semakin Hebat.
Hadir dalam kegiatan tim dari Bolaang Mongondow Selatan, Boltim, Bolmut dan Sangihe. (***)





