Palu-Pertemuan silaturahim antara Bupati Morowali Utara (Morut) Dr Delis Julkarson Hehi MARS, dengan belasan jurnalis di Kota Palu, Minggu malam (22/06/2025), berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan persahabatan, diwarnai tawa dan canda, jauh dari suasana serius bak jumpa pers karena semua hal disampaikan secara santai namun terbuka.
“Saya ini dari dulu adalah seorang aktivis. Saya suka membangun persahabatan dengan semua pihak, termasuk teman-teman Jurnalis,” ujar Delis yang didampingi istrinya Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt, yang juga Anggota DPD RI Dapil Sulteng itu dalam pertemuan di sebuah caffe sekitar Balai Kota Palu.
Kata Delis, persahabatan lebih dari jabatan, pendidikan, profesi, status sosial dan hal-hal lain. Karena itu, mari jalankan profesi masing-masing dengan baik tanpa mengorbankan persahabatan itu.
” Kita ini kan tidak tahu, siapa mau jadi apa nanti. Namun persahabatanlah yang akan tetap membuat kita dekat, saling tegur sapa, menolong dan berbagi, sampai akhir hayat,”ujar Bupati Delis yang memimpin Morut sejak 2021 dengan visi Morut Sehat Cerdas dan Sejahtera (SCS) Jilid 2 itu.
Menurut Delis, selama memimpin Morut empat tahun terakhir. Ia merasakan pentingnya peran jurnalis dalam akselerasi pembangunan di daerah.
“Saya ingin menjadikan teman-teman jurnalis sebagai mata dan telinga. Saya kan tidak bisa tahu semua apa yang terjadi di lapangan. Banyak hal yang tidak saya tahu, maka berita teman – teman wartawan inilah yang akan memberi tahu apa sebenarnya terjadi. Kalau hanya bertanya kepada kepala dinas, ya pasti mereka semua akan bilang, aman pak,” katanya disambut tawa para Jurnalis.
Hadir dalam silaturahim yang berlangsung lebih dua jam itu, Bupati Delis, didampingi Kabag Protokol dan Komuniaksi Pimpinan (Prokompim), Andreas Atmaji, serta Koordinator Media Center Delis-Djira, Rolex Malaha.
Delis yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura itu, menegaskan, dirinya dan aparaturnya tidak anti-kritik, hanya ia berharap jurnalis menjalankan fungsi kontrolnya dengan benar, berimbang dan faktual sesuai tuntutan kode etik jurnalistik dan hukum-hukum pers.
“Jangan sampai ada berita imajiner di media jurnalistik, wawancaranya imajiner, isinya imajinasi dan hasilnya fiksi, seperti yang teman-teman bilang tadi,” ujar Delis berseloroh sambil mengutip pernyataan-pernyataan yang diucapkan sebelumnya oleh wartawan yang hadir.
Tidak ada hal serius yang dibicarakan dalam pertemuan penuh keakraban tersebut, namun Bupati sempat menyampaikan, berbagai informasi prestasi-prestasi pembangunan yang dicapai Morut terkait upaya merealisasikan visi Delis-Djira Morut SCS Jilid 2. (RoMa/Ryo/NAL)















