Tangani Covid-19, Pemkab Minsel Anggarkan Rp 13,612 Milyar

Dr Christiany Eugenia Paruntu SE

Amurang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) mengalokasikan dana Rp 13,612 Milyar untuk penanganan bencana pandemi Covid-19.

Anggaran tersebut sudah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai laporan tindak lanjut Instruksi Menteri sejak Rabu (08/04) pekan lalu.

Kepada sejumlah awak media, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Melky Manus menjelaskan sesuai arahan Bupati Minsel Dr Christiany Eugenia Paruntu SE,yang dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), anggaran tersebut tidak hanya untuk penanganan kesehatan, namun juga untuk masyarakat yang terdampak secara sosial ekonomi dalam bentuk jaring pengaman sosial.

“Berdasarkan arahan Bupati dalam rapat TAPD. Mengingat situasi penanganan Covid-19 betul-betul serius sehingga kita menata sebesar Rp 13,612 miliar. Penggunaannya ada pada tiga sektor, yakni pada sektor kesehatan, ekonomi dan sosial. Sebagai dampak dari Covid-19 ini,”ungkap Manus, Selasa (14/04).

Rincian anggaran miliaran rupiah itu didapat dari realokasi sejumlah kegiatan rutin dan belanja tidak terduga.

“Untuk belanja kegiatan yang digeser mencapai Rp 6,112 milyar. Sementara dari belanja tak terduga (BTT) mencapai Rp 7,5 milyar,” tukas Manus.

Sementara itu, juru bicara Covid-19 Kabupaten Minsel Royke Mandey menjelaskan penggunaan anggaran untuk sektor kesehatan digunakan untuk pembelian alat medis seperti paket Alat Pelindung Diri (APD), masker, handsanitizer, handscon dan alat pengukur suhu, termasuk untuk penanganan pasien.

“Begitupun untuk sektor ekonomi dan sosial. Pemerintah kabupaten sementara menyiapkan bantuan sembako untuk dibagikan ke masyarakat yang terdampak. Ada sekira 18.000 KK yang sudah didata,”tandasnya.

Dia juga menghimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Tetap tinggal di rumah, lakukan physical distancing dan rajin cuci tangan. (*/QQ)

Related posts

Leave a Comment