Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Michael Tandirerung AP M.Si
Manado – Untuk melakukan penindakan terhadap pengendara yang parkir kendaraan di sembarangan tempat atau parkir tidak pada tempatnya, sehingga mengakibatkan kemacetan lalu lintas, maka Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado mengingatkan kembali warga soal Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penataan dan Penindakan Parkir di Kota Manado.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Michael Tandirerung AP M.Si,mengajak masyarakat Manado untuk tertib berlalu lintas sehingga tidak dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Perwal Nomor 4 Tahun 2018 tersebut dengan tegas mengatur tentang parkir di Kota Manado. apalagi pelangggaran parkir menjadi salah satu penyebab kemacetan di Kota Manado,” ujar Kadis Tandirerung melalui Sekretaris Dishub Manado, Moody Monareh SSos.
- Dekopinda Minut Peringati HUT Koperasi ke-79, Pemkab Apresiasi Pasar Murah untuk Masyarakat
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Adapun penegakan hukum terhadap pelanggaran parkir tersebut berupa dimulai dari tahapan penggembosan ban (cabut pentil), kemudian penguncian roda (gembok ban), selanjutnya penempelan sticker, dan tindakan pemindahan kendaraan (penderekan mobil atau pengangkutan sepeda motor).
Adapun jenis pelanggaran parkir yang akan ditindak di antaranya, kendaraan yang parkir diatas trotoar, kendaraan yang parkir pada ruas jalan yang terdapat rambu larangan parkir, kendaran yang parkir tidak sesuai dengan marka parkir, kendaraan yang parkir pada ruas jalan yang tidak ada marka parkir atau rambu larangan parkir, namun menggangu kelancaran arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.
Kemudian kendaraan yang parkir dengan radius maksimal 25 meter dari persimpangan jalan yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas, serta kendaraan yang parkir sepanjang 6 meter sebelum dan sesudah tempat penyeberangan pejalan kaki/zebra cross.
“Kami berharap seluruh warga masyarakat Manado, demi kenyamanan kita sebagai pengguna jalan, mari jadikan tertib berlalu lintas sebagai gaya hidup bersama untuk Manado Cerdas,” ajak Monareh. (*)








