MANADO – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Manado Michael Tandirerung mengakui masih banyak masyarakat yang ‘kumabal’ dan tidak taat pada aturan berlalu lintas.
Pasalnya, selain ada yang melanggar rambu lalu lintas juga banyak yang memarkir kendaraannya di lokasi terlarang, padahal sudah berulang kali dilakukan penertiban.
“Memang masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi aturan berlalu-lintas terutama soal parkir. Kami sudah beberapa kali melakukan tindakan penertiban, tetapi tetap saja ada yang parkir disitu,”ujar Tandirerung.
Menurutnya sejumlah tempat yang sering digunakan pengguna kendaraan memarkir kendaraannya sembarangan, seperti di sepanjang jalan Piere Tendean dan jalan Sam Ratulangi.
- Manado Juara Diterima Walikota Andrei Angouw, Tiga Penghargaan Inovasi Administrasi Kependudukan Diserahkan Gubernur Yulius Selvanus
- Bupati Delis: Reforma Agraria Harus Sejahterakan Rakyat, Tanpa Mengorbankan Investasi Dan Lingkungan
- Perkuat Ketahanan Pangan dan Mobilitas Warga Tilihuwa, PLN Resmikan Gudang Kacang dan Akses Paving Blok
Olehnya, kata Tandirerung, selain penggembosan ban kendaraan, Dishub bakal mengambil tindakan tegas dengan menderek kendaraan yang parkir sembarangan.
“Ada beberapa opsi yakni penggembosan, penempelan stiker hingga penderekan kendaraan,”tandasnya. (*)






