Manado-Take off dari Lanud Sam Ratulangi, Pesawat F-16 TNI Angkatan Udara dan Pesawat F-35 RAAF Australia simulasikan pertempuran udara di Langit Manado, Sulawesi Utara. Kamis (21/9/2023).
Dengan skenario dua lawan satu plus satu (2V1+1) yang dibalut dalam latihan Dismilar Air Combat Manuver (DACM), di mana sepasang pesawat F-16 dan sepasang pesawat F-35 menuju area latihan. Diawali dengan dua pesawat callsign “Blue” bertemu dengan pesawat callsign “Red 1”, kemudian “Red 1” jatuh tertembak dilanjutkan kehadiran pesawat callsign “Red 2” datang menyerang yang menjadikan dua pesawat callsign “Blue” harus siaga menghadapi serangan kejutan.
“Latihan ini untuk menguji kemampuan taktis dan keahlian penerbang dalam taktik air combat dalam bekerja sama menyerang serta bertahan,” ujar Danflightlat Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Kapten Pnb Windi “Lion” Darmawan.
Melalui skenario ini, lanjutnya, menguji kecepatan reaksi, manuver, dan koordinasi antara pesawat F-16 TNI AU dan F-35 RAAF.
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
- 36 Anggota Paskibraka Tomohon 2026 Resmi Dikukuhkan, Caroll Senduk: Jaga Kehormatan Sang Merah Putih
Pada kesempatan itu, Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Muhammad Mujib, S.E., M.M., berharap skenario latihan yang telah dirancang diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi penerbang Angkatan Udara kedua negara.
“Profesionalisme prajurit akan terbina dengan baik melalui berbagai latihan, salah satunya Latma Elang Ausindo 2023,”Tandasnya. (*/Mal)






