Ray Dondokambey Pastikan Pantai Paal Siap Sambut Wisatawan di LTF 2026

oleh -1266 Dilihat

MINUT-Likupang Tourism Festival (LTF) 2026 tak hanya dipersiapkan sebagai sebuah perhelatan pariwisata, tetapi juga sebagai momentum untuk meninggalkan kesan positif bagi setiap wisatawan yang datang ke Likupang.

Hal itu menjadi perhatian Ketua Panitia LTF 2026, Samuel Ray Dondokambey, saat turun langsung meninjau kawasan Pantai Paal, Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Sabtu (15/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan venue sekaligus berbagai fasilitas pendukung yang akan menunjang pelaksanaan festival. Mulai dari penataan kawasan, lokasi kegiatan, hingga aspek kenyamanan pengunjung menjadi bagian yang diperiksa.R

Ray mengatakan, kualitas sebuah festival tidak hanya ditentukan oleh rangkaian acara yang disiapkan, tetapi juga dari pengalaman yang dirasakan pengunjung selama berada di lokasi.

“Kami ingin memastikan dari sisi lokasi dan teknis semuanya benar-benar siap. LTF ini bukan hanya soal acara, tetapi bagaimana ketika masyarakat dan wisatawan datang mereka mendapatkan pengalaman yang baik, nyaman dan tentu berkesan,” ujar Ray.M

Menurutnya, Pantai Paal memiliki peran strategis dalam pelaksanaan LTF 2026 karena kawasan tersebut akan menjadi wajah utama festival sekaligus salah satu gambaran mengenai potensi wisata Likupang kepada para pengunjung.

Dengan karakter pesisir yang menjadi salah satu kekuatan destinasi Likupang, Pantai Paal nantinya akan menjadi ruang pertemuan antara atraksi wisata, budaya dan berbagai aktivitas festival.

LTF 2026 sendiri dirancang berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, dengan mengusung konsep yang lebih segar dan inovatif.

Festival tersebut juga masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN), sehingga gaungnya diharapkan tidak hanya menjangkau wisatawan lokal, tetapi turut memperkenalkan Likupang ke pasar wisata nasional.

Beragam agenda telah disiapkan untuk memperkuat daya tarik festival. Dari sisi budaya, pengunjung akan disuguhkan pertunjukan budaya Tonsea, tarian tradisional, musik kolintang hingga masamper.

Sementara dari sektor sport tourism, sejumlah perlombaan juga akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan LTF 2026.

Ray sebelumnya menegaskan, penyelenggaraan LTF tidak semata mengejar kemeriahan acara. Festival ini diharapkan mampu memberi dampak yang lebih luas, terutama terhadap promosi destinasi dan perputaran ekonomi masyarakat.

Pelaku UMKM dan usaha pariwisata di Likupang menjadi salah satu pihak yang diharapkan ikut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan selama festival berlangsung.

Karena itu, pengecekan venue secara langsung dinilai penting untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Setiap detail penyelenggaraan diharapkan mampu mendukung terciptanya pengalaman wisata yang nyaman bagi pengunjung.

LTF 2026 pada akhirnya diarahkan menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Festival ini menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat posisi Likupang sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), sekaligus memperlihatkan kepada wisatawan bahwa Likupang memiliki kekayaan alam, budaya dan aktivitas wisata yang layak untuk terus dieksplorasi.

Dengan persiapan yang matang, panitia berharap wisatawan yang datang ke Pantai Paal tidak hanya menikmati rangkaian festival, tetapi juga pulang membawa pengalaman dan kesan positif tentang Likupang. (T3)

No More Posts Available.

No more pages to load.