Morut,-Sekitar 12 Kepala Keluarga (KK) warga di Desa Mondowe Kecamatan Petasia Barat Kabupaten Morowali Utara (Morut), yang menjadi korban banjir, di duga kuat akibat adanya aktivitas pertambangan diwilayah mereka, ramai – ramai melakukan protes dengan mendatangi kantor CV Warsita Karya, Selasa (27/08/2024).
Bahkan warga yang terlanjur kesal dan kecewa dengan janji- janji pihak Perusahaan, baik CV Warsita Karya maupun PT Mineral Bumi Nusantara (MBN) yang tak kunjung merealisasikan ganti rugi itu, membawa sejumlah barang – barang mereka yang rusak ke kantor tersebut.
“Kami minta pihak CV Warsita Karya dan PT MBN komitmen dengan janjinya untuk merealisasikan ganti rugi pasca banjir yang terjadi. Jika tidak kami akan terus melakukan protes seperti ini, ” ujar salah seorang warga Mondowe yang ikut dalam aksi spontanitas itu.
Sementara itu, Kades Mondowe, Nur Ikbal Sampe, mendesak kedua Perusahaan tersebut, untuk berkomitmen penuh merealisasikan ganti rugi pasca banjir, kepada 12 KK yang terdampak langsung sebelumnya.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
“Jangan cuma bajanji kalau tidak bisa ditepati. Kami minta CV Warsita Karya dan PT MBN segera merealisasikan ganti rugi itu. Jika tidak, sebaiknya angkat kaki dari Mondowe, ” tegas Kades Mondowe. (NAL)









