Manado-Syiar Muslimah Indonesia (SMAI) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Ramadhan Experience Event 2026. Organisasi Dakwah Perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan dan kajian keislaman di Sulut ini bersama dengan Yayasan Suara Madani (YSM) Indonesia, memanjakan puluhan anak yatim dan dhuafa dengan kegiatan yang terkesan memuliakan anak-anak yatim.
Kegiatan yang dilaksanakan di Sintesa Peninsula Hotel Manado, Minggu (15/3/2026) ini dibuat dengan konsep sedikit berbeda dari biasanya, dimana anak-anak yang hadir tidak semata hanya datang sebagai penerima bantuan/santunan saja, melainkan mereka dilibatkan untuk hadir sebagai peserta yang mengekspresikan diri, bakat serta keahlian mereka pada “Show Talent”. Anak-anak diberi kesempatan untuk ujuk kebolehan dari menggambar, mengaji, bernyanyi lagu-lagu islami, hingga berpuisi.
Ketua Syiar Muslimah Indonesia (SMAI) Sulut, Rillya K.Gobel, S.Sos, M.Si, mengatakan Ramadhan Eksperience Event ini nantinya akan menjadi program rutin dari SMAI Sulut.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memuliakan mereka para anak-anak yatim, dengan konsep ini, mereka merasa istimewa dan mempunyai ruang untuk berekspresi, serta mengeluarkan potensi mereka, sehingga bisa merasa layak dan setara sebagaimana anak-anak lain pada umumnya”, ujar Rillya Gobel.
Aktivis dakwah Perempuan Sulut, yang juga sebagai ASN di Pemprov Sulut ini menambahkan jikamana Syiar Muslimah Indonesia akan selalu hadir untuk para Kaum Dhuafa, khususnya Anak-anak yatim di Sulawesi Utara.
Sementara itu Salah satu Tokoh Muslim Sulut yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara, KH.Ulyas Taha memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut, menurut Ulyas ini adalah kegiatan yang luar biasa yang digelar di Bulan Ramadhan, dimana SMAI dan YSM bisa dapat menggaungkan Syiar dari Rasulullah SAW.
“Ini merupakan kegiatan yang luar biasa yang dilakukan di bulan ramadhan, Syiar Muslimah Indonesia bisa berbagi kepada mereka yang kurang beruntung, apalagi ini merupakan salah satu Syiar Rasulullah SAW”, ucap Ulyas Taha.
Taha berharap, kegiatan positif seperti ini akan selalu dilaksanakan, dan Kemenag akan selalu memberikan suport, karena ini juga merupakan tugas dari Kemenag. Dan semoga ini menjadi trensetter, nantinya akan diikuti oleh kelompok-kelompok atau majelis-majelis perkumpulan lainnya.
Nampak hadir dalam kegiatan ini Ikhsanugraha Fajar, selaku Founder YSM Indonesia, dan Sekretaris YSM Indonesia, M.Qadri Yusuf SE, juga Para Tokoh Muslim di Sulut diantaranya H.Djafar Alkatiri, dan H.Ayub Albugis.
Adapun kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama, yang dirangkaikan dengan pemberian bingkisan dan THR lebaran bagi anak-anak yatim, serta penyerahan santunan kepada Taman Pengajian Quran (TPQ) Bani Achdlar Bitung.(*JM)









