Bitung, Redaksisulut – Ketua DPRD Kota Bitung, Aldo Nova Ratungalo temukan kejanggalan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 atau Virus Corona dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung.
Pasalnya pada saat turun melihat langsung pembagian di tiga Kecamatan Madidir yakni, di Kelurahan Madidir Unet, Madidir Ure dan Madidir Weru, Senin, (4/5/2020) masih belum mengumumkan atau menempelkan nama-nama penerima bantuan Covid-19.
“Di tiga kelurahan yang saya datangi, saya tidak menemukan sama sekali daftar penerima bantuan Covid-19. Seharusnya daftar penerima diumumkan secara terbuka agar masyarakat bisa mengetahui masuk sebagai penerima atau tidak”. Katanya.
Aldo yang merupakan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bitung ini juga mengatakan pada saat itu merasa kebingungan, dimana mereka mengaku bahwa data penerima bantuan masih belum ada tetapi saat itu ada pembagian.
“Sudah ditanyakan kepada Lurah dan mereka mengaku bahwa data penerima bantuan belum ada jadi belum ditempelkan. Namun anehnya pada saat itu mendapati beberapa warga yang datang mengambil bantuan. Logikanya, kalau data belum ada berarti bantuan belum bisa disalurkan”. Kata Aldo.
Tidak hanya itu, dalam pembagian yang dilakukan staf Kelurahan diduga tidak sesuai dengan yang dijanjikan, dimana dalam 1 paket ada 10 kg beras, 1 karton mie instan dan 10 ikan kaleng.
“Yang saya lihat pada saat itu hanya 5 kg beras, 1 karton mie instan dan ikan kaleng. Saya tidak tahu kalau sudah ada perubahan jumlah bantuan di tahap kedua ini”. Katanya.
Dari kejadian ini, Aldo berharap Pemkot Bitung bisa menseriusi penyaluran Bansos Covid-19, agar tidak akan terjadi keresahan di tengah masyarakat apalagi dampak dari covid-19 sudah dirasakan semua elemen masyarakat.
“Untuk tindak lanjut dari yang sudah saya lakukan, kiranya masyarakat yang benar-benar belum menerima bantuan Covid-19 agar segera melapor ke Kelurahan. Jika tidak dilayani kami Fraksi PDI Perjuangan siap membantu, silahkan membawa berkas atau data KTP dan KK ke ruangan Fraksi PDI Perjuangan di Kantor DPRD Kota Bitung, disana sudah ada tim kerja yang standby yakni ada Suleman Luawo, Rosali Adam dan Imelda Abast”. Kata Aldo.
Seraya menambahkan bahwa “Hari ini kami akan menyurati Pemerintah Kota Bitung untuk meminta rincian anggaran Covid-19 untuk di beritahukan kepada masyarakat agar kita semua bisa tau dan bisa bersama-sama mengawasi”. Tambah Aldo. (Wesly)








