Sitaro-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Rusak Pasca Bencana Erupsi Gunung Api Ruang, bertempat di GMIST Nasaret Bahoi dan GMIST Imanuel Balehumara Kecamatan Tagulandang, Jumat (4/7/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit, Sekretaris Daerah, Denny Kondoj, Anggota DPRD, Ketua TP-PKK Sitaro, Lesly Makainas-Sasiwu, Bapak Reinol Tumbio, Kepala OPD terkait, Camat dan Lurah/Kapitalau, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat terdampak bencana.
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia Kalangit menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana erupsi Gunung Ruang setahun lalu.
“Banyak rumah yang mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat. Ini menjadi keprihatinan sekaligus tanggung jawab bersama,” ujarnya.
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
- 36 Anggota Paskibraka Tomohon 2026 Resmi Dikukuhkan, Caroll Senduk: Jaga Kehormatan Sang Merah Putih
Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa bantuan stimulan ini merupakan bentuk ikhtiar pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mendorong percepatan pemulihan kehidupan masyarakat. Ia menegaskan bahwa proses penyaluran akan dilakukan secara adil, transparan, dan akuntabel.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh informasi dan mekanisme dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat, sehingga proses penyaluran nantinya berjalan lancar dan tepat sasaran,” kata Kalangit.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi, menjaga suasana yang kondusif, dan tetap berpengharapan bahwa masa depan warga terdampak akan jauh lebih baik.
“Mari kita bangkit bersama, pulih lebih cepat, dan kuat menghadapi hari esok,” tutupnya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah yang penting dalam memastikan proses pemulihan pasca bencana dapat terlaksana dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat terdampak di wilayah Tagulandang. ***








