Morut – SMPN 2 Lembo Raya menggelar kegiatan Perkemahan Pramuka, dalam rangka pindah golongan dari siaga ke penggalang, mulai dari tanggal 29 – 31 Juli 2022.
Kegiatan tersebut, dibuka langsung Kepala SMPN 2 Lembo Raya, Krisman Lameanda SPd, di Halaman SMPN 2 Lembo Raya, Jum’at (29/07/2022).
Hadir dalam kegiatan itu, seluruh Dewan Guru dan Staf Tata Usaha SMPN 2 Lembo Raya, serta 100 siswa penggalang dan 52 siswa baru di SMPN 2 Lembo Raya, yang akan dilantik menjadi penggalang.
Kepala SMPN 2 Lembo Raya, Krisman Lameanda, menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya perkemahan pramuka tersebut, , tidak lain untuk membentuk sikap, mental, dan karakter siswa-siswi berdasarkan profil pelajar yang Pancasilais.
- Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Monitoring Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Gorontalo
- Kota Tomohon Raih Penghargaan Nasional, Wali Kota Caroll Senduk Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar untuk Program Rakyat
- Kantah ATR/BPN Morut Hadiri Rapat Teknis Pemeriksaan Formulir UKL-UPL PT Oddell Indonesia
” Adapun materi yang kami sajikan dalam kegiatan kali ini, diantaranya penggalang pramuka, lomba yel-yel pramuka, lomba pentas seni, lomba keterampilan memasak, nilai-nilai Pancasila, hiking, bakti sosial, penanaman pohon dihalaman sekolah, dan api unggun, ” jelas Krisman Lameanda.
Sekaitan dengan kegiatan api unggun, Krisman Lameanda, mengatakan, kegiatan tersebut bukalah serenomial belaka, tetapi memiliki makna yang mendalam. Api yang menyala menandakan semangat yang membara, dan panasnya api unggun merupakan kekuatan cahaya yang menandakan persatuan dan kesatuan.
“Manfaat kegiatan api unggun dalam perkemahan, bisa memberikan kehangatan, dan mengusir/melindungi manusia dari serangan binatang buas. Api unggun juga berguna sebagai media pertemuan untuk bermusyawarah dan bergembira, yang tentunya didalamnya memiliki nilai-nilai, Pancasila, Pendidikan, religi, serta hubungan persaudaraan dan kebersamaan, ” tandas Kepala SMPN 2 Lembo Raya itu. (NAL)






