Tahuna-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor dalam rangka percepatan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) Kamis (23/04/2026) di Tahuna Beach Hotel kelurahan Santiago.
Wakil Bupati Tendris Bulahari saat membuka Rakor menegaskan, tuberkulosis masih menjadi ancaman nyata yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan terpadu lintas sektor. Untuk itu perlu adanya komitmen bersama lintas sektor, serta langkah strategis yang terarah dan berkelanjutan.
“Rapat koordinasi ini merupakan bagian penting dalam rangka penyusunan Rancangan Peraturan Bupati tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis, yang nantinya akan menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan” tegasnya.
Menurut Bulahari penyusunan dokumen tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat TBC di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
- Open Turnamen Sepak Bola Danyon Cup 1 2026 Yonif TP 825/GWS Resmi di GelarOpen Turnamen Sepak Bola Danyon Cup 1 2026 Yonif TP 825/GWS Resmi di Gelar
“Diharapkan dokumen ini menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan program penanggulangan TBC secara terintegrasi dan efektif,” harap Bulahari.
Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan yang telah menginisiasi serta menggelar rapat kordinasi (Rakor) sambil berharap hasilnya mampu melahirkan kebijakan yang komprehensif dan aplikatif sesuai kondisi daerah.
“Saya mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi, peran aktif masyarakat, tenaga kesehatan, dukungan lintas sektor dimana hal ini sangat menentukan keberhasilan dalam mewujudkan kabupaten kepulauan Sangihe yang sehat bebas dari tuberkulosis”pungkas Bulahari. (Yoss)








