oleh

Sigap, Camat Dan TNI POLRI Bersama Masyarakat Kecamatan Manganitu Evakuasi Pohon Tumbang

Tahuna-Cuaca ekstrim masih melanda Kabupaten kepulauan Sangihe dari awal tahun hingga memasuki bulan ketiga ditahun 2024 ini . Bebarapa wilayah yang terdmpak cuaca ekstrim terus dipantau pemerintah kabupaten Sangihe termasuk kerusakan dan bencana yang terjadi pasca cuaca ekstrim.

Terkait cuaca ekstrim ini Pemerintah kecamatan Manganitu terus melakukan himbauan, monitoring dan penanganan dibeberapa tempat termasuk ruas jalan nasional yang menghubungkan beberapa wilayah di kabupaten Sangihe.

Dampak akibat cuaca ekstrim, seperti yang diungkapkan Camat Manganitu Julian Pesik SSTP Kepada media baru-baru ini, bahwa diwilayah kecamatan Manganitu pasca cuaca ekstrim terjadi kerusakan 1 Rumah warga dilindongan II Kampung Belengang, namun tidak ada korban jiwa dan Pohon tumbang diruas jalan Nasional Tahuna – Manganitu.

“Upaya yang kami lakukan adalah upaya pencegahan melalui penyampaian himbauan dan peringatan dini melalui media sosial kepada masyarakat serta pelaksanaan monitoring dan kesiapsiagaan pemerintah kampung. Sedangkan untuk upaya penanganan, pada hari Rabu (28/2/24) kami bersama TNI/POLRI dan Masyarakat mengevakuasi  pohon tumbang diruas jalan Tahuna Manganitu, dan memastikan keamanan dan kelancaran pengguna jalan nasional ini” unkap Pesik

Pesik mengatakan, untuk setiap penanganan dilapangan pihaknya dibantu unsur TNI/POLRI, masyarakat dan pemerintah Kampung. ” Selama ini kami pemerintah kecamatan dan kampung selalu berkordinasi dengan unsur TNI dan Polri diwilayah kecamatan Manganitu dalam penanganan sekaligus himbuan kepada masyarakat untuk terus waspada terhadap cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari ini” Ujar Pesik.

Dengan wilayah yang dikelilingi laut serta mata pencaharian masyarakat mayoritas nelayan Camat Pesik juga telah menghimbau masyarakat di pesisir pantai agar tetap waspada. “Untuk para nelayan yang akan melaut kami menghimbau untuk tetap selalu waspada terkait dengan angin kencang yang selalu bertiup tiba-tiba sehinggah dapt membahayakan keselmatan para nelayan ” pungkas Pesik.

Lanjut Pesik juga tetap menghimbau untuk warga yang tinggal di Pinggiran sungai dan bahkan pemukiman dipinggiran bukit juga pekarangan rumah terdapat pohon besar, serta pengguna jalan, agar mewaspadai potensi longsor, pohon tumbang, jatuhan material, dan kondisi jalan yang licin saat hujan. (Yoss)