Pohuwato –Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga didampingi Asisten Pemkesra, Arman Mohamad, Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Fikri Adam, Kadis Pertanian, Kamri Alwi dan Kadis Perindagkop, Ibrahim Kiraman menerima kunjungan dari Kadis Kumperindag Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati itu tidak lain untuk membahas sinergitas program dan kegiatan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, Jum’at, (29/07/2022).
Selaku pemerintah daerah, Bupati Saipul Mbuinga menyambut baik kedatangan dari pemerintah provinsi, apalagi yang dibahas ini adalah sharing anggaran untuk provinsi dan kabupaten di tahun depan. Untuk itu terima kasih banyak kepada provinsi melalui kadis kumperindag, pemda pohuwato jelas sangat berharap adanya perhatian dari provinsi terkait dengan program dan kegiatan yang ada di daerah.
“Terkait dengan pengiriman sapi ke Tarakan, Kalimantan tentu pemerintah provinsi bisa membantu kami, terutama memudahkan dalam pengiriman, apalagi pengirimannya sudah melewati pulau sulawesi”,ungkap bupati.
Sementara itu Kadis Kumperindag, Risjon Sunge menjelakan maksud kedatangan ke pohuwato terutama terkait agenda dan program kegiatan yang akan dilaksanakan pemerintah provinsi di kabupaten pohuwato.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Misalkan untuk kerjasama dalam pengiriman sapi ke Tarakan, Kalimantan yang diharapkan pohuwato bisa mengembangkan sapi dan bisa bekerjasama untuk sapi-sapi yang akan dikrim ke Tarakan atau lintas sulawesi.
“Akan ada pembentukan asosiasi pedagang sapi di provinsi. Kemudian ada beberapa yang diperkuat berupa badan penyelesaian sengketa konsumen (BPSK) yang menjadi tanggung jawab provinsi yang diminta pemda untuk menyiapkan gedung, fasilitasi lainnya, dan kita akan sharing anggaran. Intinya, bagaimana kedepan kabupaten dan provinsi bisa bersinergi”,pungkasnya.(*/Has)







