Manado – Seakan punya magnet, Pesona Dunia Pariwisata di Sulut serta Keunikan tersendiri tentang bagaimana menghadapi tantangan di masa Pandemi dalam Pengelolaan (treatment serta Break-thrue) mengundang pihak luar untuk belajar ke Sulut.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut) menerima kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (13/1/2022).
Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut ini dari DPRD Sumut dipimpin Hi Dhody Thair dan sejumlah anggota lainnya. Mereka ke Bumi Nyiur Melambai karena tertarik untuk mempelajari pariwisata Sulut.
Dhody memberi apresiasi atas pesatnya pengembangan pariwisata di Sulut di bawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.
- Camat Kauditan Vilma Anthonie Serukan Pilhut Sejuk, Beda Pilihan Jangan Jadi Pemicu Perpecahan
- Semarak HUT ke-62 Provinsi Sulut, Antar-SKPD Adu Sportivitas Lewat Futsal, Voli dan Kasti
- Lantik 36 Kades Terpilih Periode 2026 – 2034, Bupati Delis : Pilkades Telah Selesai, Mari Bersama Membangun Desa Tanpa Ada Perbedaan
“Pariwisata di Sulawesi Utara berkembang pesat. Itu luar biasa. Ini yang menjadi alasan kami kunker ke Sulawesi Utara,” ungkap Dhody.
Selain objek wisata, kata dia, beragam kuliner di daerah ini mempunyai keistimewaan yang juga ikut menunjang pengembangan pariwisata.
“Apa yang kita pelajari di sini, akan kita adopsi untuk diterapkan di Pemprov Sumut,” singkatnya.
Sementara itu, Penjabat Sekdaprov Sulut Asiano Kawatu mengatakan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw sangat konsen membangun sektor pariwisata.
“Dan bukti nyata KEK Priwisata Likupang jadi program prioritas pemerintah pusat,” tukasnya. (*/J.Mo)





