Minahasa,-Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania MM,M,Si,membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan DTKS untuk Operator SIKS-NG Desa Kelurahan Kabupaten Minahasa Tahun 2024. Bertempat Hotel Yama Tondano, Kamis (26/09/2024).
Kegiatan dihadiri oleh Plt. Kadis Sosial Provinsi Sulawesi Utara Karimun Pangarabian, Kadis Sosial Kabupaten Minahasa Dr. Maya Rambitan M,Kes, Sekretaris Dinas Jusak Linting, Kabid PSPFM Jouke Sambuaga serta para operator DTKS Desa/Kelurahan.
Dalam Sambutan Sekda Lynda Wantania,menyampaikan kegiatan ini sebagai momentum sangat penting untuk kita semua untuk mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat kabupaten minahasa.
Lanjut, DTKS menjadi instrumen program bantuan sosial yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu sesuai data tentang rumah tangga yang menjadi target penerima manfaat dari berbagai program. Seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT), kartu indonesia pintar (KIP), serta program-program lainnya.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
“Tentunya melalui rapat ini, saya berharap kita dapat bersama-sama mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan DTKS di kabupaten minahasa, serta mencari langkah-langkah strategis untuk meningkatkan akurasi dan validitas data.” Ujarnya.
Lebih lanjut Sekda Lynda Wantania,menyampaikan upaya peningkatan DTKS meningkatan koordinasi antar lini
dalam Pemutakhiran data secara berkala harus dilakukan, mengingat kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang dapat berubah setiap saat.
“Masyarakat perlu memahami bahwa pendataan DTKS adalah untuk kepentingan mereka, sehingga mereka harus bersikap terbuka dan memberikan informasi yang benar kepada petugas pendata. oleh karena itu, sosialisasi yang baik kepada masyarakat harus terus dilakukan.” Tutupnya.( Ronny).








