Minahasa-Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa DR. Lynda D Watania, membuka sosialisasi peraturan bupati (Perbup) tentang rencana detail tata ruang (RDTR) di Yama Resort.Kamis (14/09/2023).
Dalam sambutannya Sekda Lynda Watania menyampaikan Hukum tua, Lurah maupun Camat, harus memahami peraturan bupati (Perbup) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan sekitar Danau Tondano. Karena, hukum tua, lurah maupun camat, yang paling mengetahui tentang wilayah dan masyarakatnya.
Sekda Lynda Watania menambakan ini merupakan kebutuhan daerah yang penting dan strategis, ada potensi investasi, dan banyak hal yang bisa diangkat untuk menjadi pendapatan asli Daerah (PAD). Kita telah melakukan pemasangan Patok Batas Sempadan Danau Tondano, dan setiap wilayah telah ditetapkan batasnya. jika didapati ada indikasi pembangunan di kawasan sekitar Danau Tondano, mereka akan berhadapan dengan hukum.
“Ini menjadi peringatan bagi kita semua apa yang kita lakukan harus berdasarkan peraturan yang berlaku, karena kita dipantau oleh KPK,” Ujar Sekda.
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
- 36 Anggota Paskibraka Tomohon 2026 Resmi Dikukuhkan, Caroll Senduk: Jaga Kehormatan Sang Merah Putih
Dia menambahkan, dengan RDTR tersebut Tondano bisa menjadi salah satu kota kawasan destinasi pariwisata, karena itu Danau Tondano harus di tata.
Kegiatan sosialisasi rancangan peraturan Bupati (Perbup) tentang rencana detail tata ruang (RDTR) kawasan sekitar Danau Tondano, digelar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Minahasa, dan dihadiri, Asisten II Wenny Talumewo, Kadis PUPR Minahasa Daudson Rombon, Kepala Bappelitbangda Philip Siwi, Kepala DPMPTS Mekry Sondey, perwakilan Kantor ATR/BPN Minahasa, para camat, lurah dan hukum tua. (Ronny).






