Minsel-Sejumlah Tokoh Masyarakat (Tomas) dan warga Desa Popareng Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dengan tegas menolak Pembangunan Kantor Koperasi di Lapangan Olah raga yang selama ini mereka jaga dan merawatnya.
Bukan tidak punya alasan, penolakan ini di lakukan karena Lapangan tersebut merupakan tempat generasi muda mengembangkan bakatnya dalam hal ini di bidang olah raga, bahkan sering di jadikan pusat kegiatan pemerintah baik Desa, Kecamatan maupun Kebupaten, karena letaknya di pertengahan kecamatan Tatapaan sehingga sangat mudah dijangkau oleh warga.
Salah satu Tokoh Masyarakat, Thomas Walewangko, kepada media ini mengatakan bahwa Lapangan tersebut dengan susah payah di jaga dan dirawat warga selama puluhan tahun dan saat ini akan dibangun Kantor Koperasi Desa Merah Putih.“Tanpa mempertimbangkan terlebih dahulu,dan ini sangat merugikan masyarakat.“ujar Walewangko.
Hal senada juga disampaikan oleh Herri Kauwang. Menurutnya pemerintah desa harusnya lebih kreatif dan mencari tempat yang lebih tepat untuk dirikan bangunan kantor Koperasi tersebut.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Sementara, Tokoh masyarakat desa Popareng, Johanis Sapetu menegaskan jika pembangunan kantor Koperasi itu dipaksakan, maka masyarakat akan membuat aksi damai besar-besaran,karena generasi muda pencinta olah raga akan kehilangan tempat beraktifitas untuk menyalurkan bakat mereka.
“Untuk itu atas nama warga Desa Popareng kami sepakat menolak dengan tegas pembanguan kantor Koperasi Merah Putih Desa Popareng. Apalagi saat ini para anak muda penghobi bola kaki sementara merawatnya dan akan ada kegiatan kemasyarakatan“ Tegasnya.(onai)





