Bitung- Pedagang buah yang ada depan PT Pupuk Pusri Girian, akan direlokasi ke pasar Kampung Loyang, di Girian Atas.
Hal itu dikatakan Kasat Pol PP, Steven Suluh, SSTP, Senin (16/3/2026) saat rapat bersama Pansus Ranperda Keamanan dan Ketertiban DPRD Bitung. Menurut Suluh, pihaknya sudah pernah menyampaikan lewat surat keoada para pedagang untuk segera mengosongkan lahan didepan Pupuk Pusri tersebut.
“Setelah perayaan Idul Fitri nanti nanti kami akan menyurat untuk kedua kalinya. Kami juga sudah koordinasi dengan Perumda Paaar, untuk nantinya para pedagang buah ini bisa berjualan di pasar kampung loyang Girian Atas,” jelas Suluh. Lanjut dikatakannga, para pedagang teraebut beberapa waktu lalu, ada perjanjian hanya akan berjualan disaat musim buah. Namun sampai saat ini masih berjualan ditempat tersebut.
“Sesuai perjanjian lalu, hanya saat musim buah. Tapi sekarang yang dijual tidak hanya buah. Sudah dengan yang lain,” tandasnya.
- Janji Bupati Ismet 1.000 Sapi Terhambat Dokumen, Rolan Minta Copot Kadis Pertanian.
- Lantik 42 Kepsek SD Dan SMP, Bupati Delis : Kalian Orang Pilihan Dan Terpilih Bagi Pengembangan Mutu Kualitas Pendidikan di Morut
- TIFF 2026 Resmi Ditutup, Caroll Senduk: Festival Harus Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat
Ketua Pansus Ranperda Trantib DPRD Bitung, Napsar Badoa mengatakan, untuk relokasi harus dilakukan secara persuasif dan diawali dengan sosialisasi. “Harus sosialisasi dulu dan dilakukan secara persuasif. Mereka para pedagang adalah manusia dan masyarakat kita,” tandas Badoa.
Sementara itu, anggota DPRD lainnya, Devi Barakati mengatakan. memang tempat berjualan buah saat ini bukan pasar karena itu ruang milik jalan atau rumija. “Penertiban dan relokasi itu sangat baik dan penting, karena selain itu ruang milik jalan, juga ini demi penataan kota yang lebih baik. Dan tidak hanya digirian yang ditata. Tapi semua. Termasuk di pusat kota, karena Bitung ini perlu penataan,” tegas Barakati. (hzq)






