Tomohon-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tomohon melakukan penertiban terhadap jaringan internet yang tidak memiliki izin, termasuk jaringan milik MyRepublic, sebagai bagian dari penegakan aturan dan penataan infrastruktur telekomunikasi di wilayah kota.
Kasatpol PP Tomohon Yusak Toar Pandeiroth SPd MM menegaskan, bahwa pihaknya akan mengecek seluruh jaringan yang terpasang.
“Akan dicek mana yang tidak memiliki izin, pasti akan ditertibkan,” tegasnya, Senin (02/03/2026).
Penertiban ini, mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat. Mereka meminta agar langkah pemerintah tidak hanya sebatas mencabut tiang, tetapi juga menata jaringan kabel yang sudah terpasang dan dinilai semrawut di berbagai titik Kota Tomohon.
- Dampingi Wapres Gibran di Perkemahan Pemuda GPdI, Gubernur Yulius Tuai Apresiasi Atas Capaian Prestasi Pembangunan Sulut
- Dualisme Nasdem Bitung, Wenas Pastikan Longkutoy Gantikan Supit Usai Bertemu Surya Paloh
- Bupati Michael Thungari Membuka Kegiatan Pencanangan Dan Penandatangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sangihe
“Jangan hanya tiang yang dicabut, tetapi jaringan yang sudah terpasang juga harus ditertibkan, karena saat ini kabel-kabel di Kota Tomohon sudah sangat semerawut,” ujar Pemerhati Pembangunan Kota Agus Nugroho SIP.
Sebelumnya, aktivis Tomohon Danni “kobis” Tular menegaskan agar penertiban dilakukan secara adil. “Satpol PP jangan pandang bulu dalam penertiban jaringan internet yang tidak berizin,” katanya.
Pemerintah memastikan penertiban akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh demi menciptakan tata kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. ***






