Morowali-Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1311/Morowali bersama warga Desa Sakita, bergotong royong memperbaiki jembatan rusak yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD kali ini.
Pekerjaan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga, khususnya Ibu Samia, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan jembatan tersebut.
Sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Sakita dengan sejumlah titik penting, termasuk jalan tani dan jalur menuju wisata air terjun Sakita dalam kondisi rusak parah.
Hal itu menyebabkan banyak kesulitan bagi warga, terutama anak-anak sekolah yang harus melewati jembatan tersebut. Beberapa kali, anak-anak terjatuh akibat kondisi jembatan yang sudah tak layak digunakan itu. Namun, setelah perbaikan oleh Satgas TMMD Kodim 1311/Morowali, jembatan tersebut kini tampak kokoh dan aman untuk dilewati.
“Kami sangat senang karena jalan tani juga sudah bagus. Kami ucapkan terima kasih kepada TNI karena kami sudah merasakan perbaikan jalan tani yang sangat membantu dalam beraktivitas sehari-hari,” ungkap Ibu Samia, Jumat (28/02/2025).
Ibu Samia, berharap kegiatan serupa bisa terus dilanjutkan di Desa mereka. Ia merasakan manfaat langsung dari adanya perbaikan infrastruktur, terutama yang berkaitan erat dengan jalur pertanian dan akses menuju objek wisata.
Perbaikan jembatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi warga dalam hal keamanan dan kenyamanan, tetapi juga menjadi penghubung yang membuka akses lebih luas ke berbagai lokasi vital di Desa Sakita.
Dansatgas TMMD, Letkol Inf Alzaki, menjelaskan, perbaikan jembatan tersebut menjadi bagian dari peningkatan infrastruktur yang lebih luas, yang mencakup penghubung ke jalan rabat beton.
Selain itu, jembatan yang telah diperbaiki kini memperlancar akses menuju jalur pertanian dan objek wisata lokal, air terjun Sakita, yang semakin menjadi tujuan wisata utama bagi para warga.
“Keberadaan jalan ini sangat penting bagi masyarakat. Setiap hari, puluhan warga mulai memanfaatkan jalan ini, baik untuk berwisata ke air terjun Sakita maupun untuk keperluan pertanian.
” Harapan kami, pembangunan jalan ini tidak hanya mempercepat aksesibilatas, tetapi juga memberikan manfaat langsung yang berkelanjutan bagi para warga,” ujar Dandim Alzaki.(Hms Kodim/ NAL)







