Tahuna– Peringati hari Santri Nasional, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten kepulauan Sangihe Menyambangi SMU Negeri 1 Tahuna, Rabu (22/10/24) yang secara serentak mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) film “Tepatilah Janji” di seluruh Indonesia, film yang disutradarai oleh Garin Nugroho, salah satu lanjutan dari film sebelumnya “Kejarlah Janji”.
Kegiatan nonton bareng (nobar) KPU bertujuan untuk dapat mensosialisasikan pendidikan pemilih kepada para pelajar yang merupakan pemilih pemula, sekaligus memberkan edukasi untuk memilih pemimpin yang berwawasan luas dan berintegritas tinggi.
Kegiatan dibuka oleh Marianti Ganap wakil kepala sekolah SMA Negeri 1 Tahuna. Ganap mengatakan, Menjelang awal Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kepulauan sangihe, sangat tepat KPU Sangihe menggelar giat ini dalam mensosialisasikan pilkada dilembaga lembaga sekolah yang sasaran utamanya adalah siswa siswi di berbagai sekolah.
“Terutama siswa SMA Negeri 1 Tahuna yang duduk di bangku kelas dua belas berjumlah 239 siswa yang dikategorikan pemilih pemula. Karena itu dalam kegiatan KPU goes to school, pihak sekolah dapat berpartisipasi dalam Pilkada 2024 nanti”, ujar Ganap.
Ganap berharap para siswa dan siswi dapat di mengikuti dari awal hingga akhir kegiatan nobar ini karena didalamnya mengandung makna positif yang diterima. “Supaya tidak salah melakukan, tidak salah memilih dan mari gunakan hak pilihmu nanti di tanggal 27 November 2024, karena pilihan anda sangat menentukan kabupaten Kepulauan Sangihe untuk lima tahun kedepan”, ajak Ganap.
Pelaksana Harian (Plh) Sekertaris KPU Kabupaten Sangihe Jelly Kantu menjelaskan kegiatan yang dilakukan KPU Sangihe merupakan program goes to school untuk mensosialisasikan dan mengajak siswa siswi yang sudah menjadi pemilih untuk memilih tidak Golput di pilkada 2024 nanti. “Kegiatan ini dapat memotivasi menggunakan hak pilihnya sesuai keinginan dan sesuai hati nurani, karena suara anda menentukan lima tahun kedepan, dan KPU berharap kegiatan ini dapat berjalan sukses, aman dan lancar”, ujar Kantu.
Jevelgreat A sukarma salah satu murid SMA Negeri 1 Tahuna mengatakan setelah menonton film ini dapat diambil kesimpulan dimana sistem politik yang ada masih sangat buruk dan kacau, adanya money politik, politik dinasti, ada yang saling menjatukan antara pasangan satu dengan lainnya, dan pemilih pemula seperti kita ini sangat berperan dalam mengsuseskan Pilkada kali ini”, Jelas Sukarma sambil berharap melalui. Edukasi pemilu yang tersirat dalam film ini pemilih pemula sebagai anak muda yang cerdas, dapat memilih pemimpin yang bertanggung jawab membawa rakyat indonesia ke indonesia emas lebih berimajinasi.
Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Marianti Ganap, Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilu S.Pg Jelly Kantu, Kasubag Teknis KPU RI Haifz Jodi Pratama, Kasubag Hukum dan SDM Merry Malendes, dan staf jajaran KPU Kabupaten Sangihe, serta siswa siswi kelas 12 SMA Negeri 1 Tahuna. (Yoss)








