Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus mendorong para pelaku usaha dan pemilik kios rumah makan di pesisir pantai Malalayang untuk meningkatkan omzet serta kualitas pelayanan dan produk yang higienis sesuai standar kesehatan.
Hal itu terlihat saat digelar pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner destinasi pariwisata selama tiga hari, 22-24 November 2021, yang berlangsung di ruang Tarsius Hotel Granpuri dengan menghadirkan narasumber berkompeten.
Salah satu pemateri adalah Staf Khusus Walikota Manado bidang Pariwisata dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tommy Rampengan, yang tampil santai namun sarat edukasi dan informasi terkait pengelolaan usaha rumah makan yang profesional dan mengutamakan selera konsumen.
Bahkan, pria yang malang melintang di dunia perhotelan ibukota Jakarta itu membagikan ilmu serta kiat-kiat agar kios rumah makan di sekitar pantai Malalayang tersebut diminati wisatawan maupun masyarakat penikmat kuliner rakyat khas Manado.
- Joune Ganda Jadikan Disiplin Polisi Cilik sebagai Cermin Kinerja ASN pada Parade HUT RI ke-81
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
“Sebenarnya sederhana saja yang bisa dilakukan bapak-ibu pemilik kios untuk menarik minat konsumen untuk mampir yakni dengan menyapa tamu saat masuk misalnya selamat datang dan berterima kasih ketika tamu selesai makan dan membayar di kasir,”ujar Rampengan.
Dirinya mengaku heran karena pada dasarnya orang Manado memiliki sikap ramah dan sangat familiar dengan orang lain meskipun baru dikenal, namun berbeda dengan pelayanan di restoran dan rumah makan.
“Orang Manado itu sangat ramah dan suka menyapa orang lain, namun kenapa ini berbeda dan tidak diterapkan dalam restoran atau rumah makan. Ini yang harus kita rubah terutama bagi pelaku UMKM agar tidak kalah dengan restoran-restoran besar yang ada di mall-mall,”tukas Rampengan.
Olehnya, pria murah senyum itu mengajak pelaku usaha di pesisir pantai Malalayang itu agar merubah cara pelayanan dan penyajian produk makanan dan minuman agar semakin banyak konsumen yang datang dan menambah pendapatan.
Sesi pemaparan berlangsung dua arah dengan melibatkan para peserta dalam suasana santai namun serius itu dimoderatori Kepala Bidang Kelembagaan Dispar Manado Steven Runtuwene S.Sos.(*/Mal)






