Tahuna – Mengawali pekerjaan di tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Kerja Awal Tahun, dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Albert Huppy Wounde S,H. M.H di ruang serbaguna rumah jabatan Bupati Rabu (7/01/25).
Rapet tersebut juga di rangakaikan dengan penanda tanganan Patka Integritas dan Perjanjian Kerja Kepada Kepala Dinas dan Camat serta lurah di jajaran Pemkab Sangihe.
Penjabat Bupati, saat rapat berlangsung sangat menekankan tentang pentingnya soliditas dalam birokrasi untuk mendukung pemimpin baru.
“Kita semua adalah bagian dari eksekutif yang bertugas membantu Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Untuk itu mari kita bersatu dan bekerja sama untuk memajukan daerah yang kita cintai ini,” Ujar Wounde
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
Wounde juga menegaskan tentang pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas bagi seluruh pejabat di Pemkab Sangihe.”Seorang pemimpin dikatakan pemimpin karena memiliki bawahan yang dipimpin. Oleh sebab itu, setiap tindakan dan ucapan kita akan menjadi panutan,” tegasnya
Rapet tersebut juga di rangkaikan dengan penanda tanganan Patka Integritas dan Perjanjian Kerja Kepada Kepala Dinas dan Camat serta lurah.“Perjanjian kinerja dan fakta integritas yang sudah ditandatangani harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Haruslah menunjukkan keseriusan kita dalam memberikan pelayanan publik yang optimal,” tambah Wounde
Wounde juga menyoroti, tata kelola administrasi yang menurutnya masih adanya kelemahan dalam proses legislasi dan pelaksanaan administrasi. Dimana pembuatan produk hukum seringkali berlarut-larut karena tidak adanya keselarasan antara inisiator dan pihak yang bertugas merumuskan legal drafting. “Hal ini tidak boleh terjadi lagi. Semua proses administrasi harus berjalan sesuai prosedur yang jelas dan cepat dimana Setiap pemimpin harus terus meng-upgrade diri dan memahami aturan yang berlaku,” Pungkasnya (Yoss)








