Bitung,REDAKSISULUT.COM- Alifandi Hard Lamato (26) seorang pemuda warga Wangurer Barat Kecamatan Madidir, Kota Bitung, terluka akibat terkena peluru karet dibagian pergelangan kaki.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita di perempatan Girian Permai.
Informasi yang berhasil diterima media ini, Alifandi jadi korban salah tembak oleh oknum polisi.
Saat di kunjungi, korban masih enggan memberikan keterangan ke sejumlah media terkait dengan kronologi kejadian.
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
- Sekda Edwin Roring: ASN Tomohon Harus Jujur, Bertanggung Jawab dan Sukseskan TIFF 2026
- Hak Jawab UNG Terkait Berita ‘Biar Gubernur’, Diduga Diintimidasi, Mahasiswa Komunikasi UNG Pilih Seret Kajur ke Ombudsman
Hingga berita ini diturunkan, Alifandi masih dirawat intensif di rumah sakit Menembo-nembo.
Dari pantauan media, Alifandi didampingi keluarga dan salah satu anggota Provos Polres Bitung.
Kakak korban Agung Firmansyah Lamato (28) mengatakan, kejadian atas menimpa adiknya itu telah dilaporkan ke Propam Polres Bitung.
“Iya, tadi sore saya sudah buat laporan. Dan telah memberikan keterangan,” singkat Agung saat ditemui di Rumah Sakit Manembo-nembo, Minggu (02/03/25) malam.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bitung Iptu Nattip Anggai saat dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan lebih.
Akan tetapi, Nattip tidak menampik adanya laporan warga di Propam Polres Bitung. “Iya, tadi sudah ada laporan,” katanya.
Saat ditanya diterkait dengan dugaan salah tembak oknum polisi, Nattip mengaku, masih menunggu hasil pemeriksaan.
“Teman-teman media bersabar ya. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan. Setelah dari itu akan disampaikan hasilnya,” Ungkap Nattip. (Mm)








